Achmad Dimyati Natakusumah: Narkoba Bentuk Kejahatan Terbesar karena Merusak Harkat dan Martabat Bangsa

 Achmad Dimyati Natakusumah: Narkoba Bentuk Kejahatan Terbesar karena Merusak Harkat dan Martabat Bangsa

dimyati natakusmah

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan narkoba ini merupakan salah satu kejahatan besar di Indonesia karena bisa merusak harkat, martabat bangsa ini. Maka perlu perhatian serius terhadap peredaran dan penggunaan narkoba itu.

“Masukan-masukan tadi yang diberikan sangat korporatif maupun masukan yang snagat komprehensif. Mereka ini kan melaksanakan tugas dilapangan sehingga mereka tahu secara empirik persoalan-persoalan yang ada, terutama terkait masalaha antara pengguna, pengedar, bandar,” kata Dimyati saat Komisi III DPR RI melakuan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu seperti disampaikan pada Lintas Parlemen, Senin (12/12/2022).

Dimyati mengungkapkan, Komisi III DPR RI mendapatkan berbagai masukan terhadap Revisi Undang-Undang Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika diantaranya mengenai rehabilitasi, asesmen, hukuman bagi pengedar (penjual) narkoba.

“Berbagai masukan diberikan oleh Kapolda, Kajati, Kepala BNNP di antaranya rehabilitasi, bagaimana rehabilitasi itu, bagaimana pembiayaanya, di mana ditempatkan dan siapa yang mengasesmen,”terang Dimyati.

Dimyati juga berharap, terkait dengan rehabilitasi bisa dilakukan secara transparan agar tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan sampai pengguna yang menjadi korban, yang akan direhabilitasi justru mengalami persoalan baru oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegas Dimyati.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono mengimbau kepada masyarakat agar tidak coba-coba dengan narkoba, walaupun nantinya mendapatkan hukuman rehabilitasi tapi tetap harus kasihani diri sendiri.

“Namanya kesehatan itu kan yang utama juga, kalaupun misalnya menggunakan walapun hukumannya rehabilitasi tapi untuk kesehatan diri sendiri kurang bagus. Saya berharap jangan ada lagi menggunakan narkoba, apalagi sampai mengedarkan,” terang Suharyono.

Digiqole ad

Berita Terkait