Adies Kadir Apresiasi Jaksa Agung Telah Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun

 Adies Kadir Apresiasi Jaksa Agung Telah Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, DR Ir. H. Adies Kadir, SH, menyatakan pihaknya mengapresiasi Jaksa Agung ST Burhanuddin yang telah berhasil menyelamatkan uang negara ratusan triliun.

Apalagi, terang dia, Jaksa Agung sudah membeberkan kepada Komisi III DPR soal tindak pidana korupsi baik di sektor swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Penangkapan Surya Darmadi, berapa kerugian negara dan juga berapa yang bisa diamankan, demikian juga dengan kasus-kasus di Waskita Karya kemudian Duta Palma,” kata Adies kepada wartawan, Rabu (24/8/2022).

Ketua Ormas MKGR ini menegaskan, Jaksa Agung akan lakukan langkah terukur terkait dugaan korupsi di BUMN seperti GoTo, Telkomsel, dan PT Timah di Bangka Belitung. Hingga perusahaan-perusahaan sawit yang mengakibatkan kerugian terhadap negara.

“Itu semua adalah itikad yang sangat baik, kerja-kerja yang baik dari Kejaksaan Agung yang kita tahu beberapa tahun terakhir ini,” ujarnya.

“Di bawah kepemimpinan Pak Burhanuddin, telah berhasil membuka koruptor-koruptor kakap mulai dari Jiwasraya, Asabri, Garuda, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, lanjut Adies, masih banyak lagi BUMN dan sektor swasta termasuk juga di KAI dan Pelni Pelindo yang akan dibersihkan oleh Kejaksaan Agung.

“Yang yang pasti Kejaksaan Agung saat ini berhasil menyelamatkan uang negara,” tukasnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pihaknya akan siap bersinergi dengan Komisi III DPR RI untuk memberantas praktik korupsi di Tanah Air.

Baik itu, lanjut dia, skala besar atau kecil Kejaksaan Agung akan terus melakukan pemberantasan agar negara tidak dirugikan oleh para koruptor.

“Bagi kami adalah suatu hal yang harus kita tindaklanjuti karena gimanapun juga bahwa kita akan terus bersih-bersih di semua sektor,” terangnya.

“Kali ini sektor kita adalah dalam penerimaan negara kemarin-kemarin kita hanya sektor pengeluaran uang negara,” pungkasnya.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait