Agung Budi Santoso Sebut DPR Perlu Penghubung Jasindo di Setiap Daerah

 Agung Budi Santoso Sebut DPR Perlu Penghubung Jasindo di Setiap Daerah

SORONG – Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso menekankan pentingnya pihak DPR memiliki narahubung setiap cabang Jasindo di seluruh Indonesia untuk memudahkan kerja-kerja anggota DPR RI selama melakukan kunjungan kerja ke Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Menurut Agung, dengan adanya narahubung di setiap daerah yang dikunjungi, maka akan mempermudah pihak Sekretariat AKD (Alat Kelengkapan Dewan) untuk menghubungi Jasindo setempat ketika ada sesuatu yang diperlukan seperti pada situasi darurat yang dialami anggota DPR di Dapil.

“Alangkah lebih baiknya kalau seluruh sekretariat AKD di DPR itu mengetahui nomor telepon setiap kepala cabang Jasindo di seluruh Indonesia. Ini supaya¬†Golden Time itu tetap bisa tercapai, karena telat sedikit bisa fatal, ” Kata Agung usai mengikuti pertemuan Kunjungan Kerja BURT DPR RI dengan Kepala Cabang Asuransi Jasindo Cabang Sorong beserta jajaran di Kantor Perwakilan Asuransi Jasindo Cabang Sorong, Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (24/12/2022) kemarin seperti dikutip dari web site DPR.

Sebagai informasi, Golden Time yang dimaksud adalah fase kritis saat seseorang yang menderita penyakit, berada di antara titik hidup dan wafat, sehingga membutuhkan penanganan medis segera. Sebab, lanjutnya, dengan hubungan yang baik akan mempengaruhi pelayanan.

Selain itu, Politisi Partai Demokrat itu juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara pihak Asuransi Jasindo Sorong dengan Rumah Sakit Provider Kota Sorong. Agung berharap, Jasindo selaku penanggungjawab program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) VVIP untuk Anggota DPR RI beserta keluarganya dapat berkoordinasi dengan baik dengan RS Provider di Kota Sorong.

“Jangan sampai nanti Jasindo telat bayar atau lambat di dalam pemberian pengajuan klaim dari rumah sakit sehingga rumah sakit merasa keberatan dan kemudian tidak mau melayani, ini yang tidak boleh terjadi,” kata Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat I itu.

Lebih lanjut, Agung juga menekankan pentingnya update atau pembaruan database Anggota DPR RI yang sudah tidak lagi menjadi menjabat agar tidak merugikan pihak RS Provider.

“Prinsipnya, DPR tentunya tidak mau merugikan siapapun termasuk rumah sakit. Jadi, kalau ada perubahan database misalnya ada Anggota yang dilantik menjadi menteri atau sudah menjadi gubernur, tidak lagi menjadi anggota DPR. pihak DPR harus cepat memberitahukan kepada Jasindo dalam bentuk database,” tutupnya

Digiqole ad

Berita Terkait