Al Washliyah Ajak Umat Islam Bijak Tanggapi Pembakaran Bendera Kalimat Tauhid

Al Washliyah Ajak Umat Islam Bijak Tanggapi Pembakaran Bendera Kalimat Tauhid

SHARE

JAKARTA – Pengurus Besar Al Washliyah meminta kaum muslimin untuk tenang dalam menyikapi pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Pembakaran bendera tersebut ditengarai dilakukan pada peringatan hari santri itu harus disikapi dengan baik dan tidak emosional. Demikian dikatakan Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. KH. Yusnar Yusuf, MS di Jakarta, Selasa (23/10).

Menurut Yusnar situasi saat ini begitu dinamis. Arus komunikasi informasi dan edukasi arus datar berubah bagai ‘tsunami’.

“Pemikiran intelektualitas kita saat ini sedang diuji dengan berbagai kejadian yang terjadi,” ujar Kiyai Yusnar Yusuf Rangkuti.

Ia juga menghimbau Banser untuk membuat klarifikasi, tabayyun tentang peristiwa dimaksud.

“Buatlah klarifikasi yang obyektif dan meneduhkan, dan bagi umat Islam untuk mampu mengendalikan diri dan tidak emosional,” pinta Kyai Yusnar.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PB Al Washliyah KH. Masyhuril Khamis mengapresiasi sikap aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut. Sikap aparat hukum dengan cepat mengamankan pelaku pembakaran bendera kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat itu sangat menjaga kondusiftas Indonesia.

“Kita apresiasi pihak Dandim Garut dan Kepolisian yang segera merespons dan mengamankan pelaku,” katanya.

Sebagai Ormas Islam yang telah berusia 88 tahun Al Washliyah juga meminta agar masalah ini diselesaikan secara hukum. Kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing apalagi sampai melakukan tindakan yang kontraproduktif bagi keutuhan bangsa.

Khamis meminta agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap dijaga khusus ukhuwah islamiyah. (mrl)

Facebook Comments
Baca juga :   PKS Tolak Perppu Ormas untuk Mengokohkan Negara Hukum dan Demokrasi