Anggota Brimob Ditusuk, Komisi III DPR: Jangan Sampai Ini Menjalar pada Loyalitas...

Anggota Brimob Ditusuk, Komisi III DPR: Jangan Sampai Ini Menjalar pada Loyalitas Korsa dengan Aksi Saling Balas

SHARE

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI ‘Habib’ Aboe Bakar Alhansyi menilai insiden penusukan dua anggota TNI di Billiard Al Diablo Kota Depok, Jawa Barat perlu mendapat perhatian serius.

“Banyak informasi berkembang bahwa kejadian ini bermula dari perkelahian dua anggota tersebut dengan sepuluh anggota brimob. Jika informasi ini benar, Jangan sampai persoalan ini menjalar pada loyalitas korsa yang berujung pada aksi saling balas,” kata Habib Aboe seperti keterangan tertulisnya, Senin (11/6/2018).

Seperti diceritakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada wartawan, Bripka Frence yang ditusuk di halaman Intel Brimob Kelapa Dua, Depok. Pelakunya adalah Tendi Sumarno (23). Tendi ditembak mati oleh polisi setelah melakukan penusukan.

Tendi adalah warga Kampung Buniara RT 22/04 Desa Buniara, Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat. Dari laporan yang diterima, sat ini Tendi berstatus sebagai seorang mahasiswa.

Jenazah Tendi saat ini berada di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Hingga siang ini, belum ada keluarga yang merapat ke rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi Kamis (10/5/2018) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban sedang melakukan pengamanan di depan Mako Brimob dan mencurigai pelaku yang berada di depan RS Bhayangkara.

Korban kemudian membawa pelaku dengan berboncengan motor ke Mako Brimob. Pelaku dibawa ke kantor Satintel Brimob saat itu.

Setibanya di kantor Satintel Brimob, pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk korban. Korban pun berteriak meminta tolong dan kemudian anggota lain yang melihat kejadian itu menembak pelaku. Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara yang ada di dekat Mako Brimob, namun nyawanya tak tertolong.

“Rekaman CCTV sudah banyak beredar di dunia maya, jangan sampai berakibat pada tindakan yang melanggar hukum. Apalagi juga ada pihak pihak yang memajanh foto anggota brimob yang dituding melakukan penusukan,” ujar Habib Aboe.

Baca juga :   Fahd Loyalis Ketum Golkar Dilaporkan Pengacara Ketua DPR, Diminta Dicopot dari Kepengurusan Golkar

Sebaiknya, usul politisi PKS asal Dapil Kalsel ini, aparat penegak hukum segera mendudukkan masalah ini dengan baik. Jika memang pelakunya adalah oknum Brimob, sebaiknya dua pimpinan satuan terkait segera duduk bersama, agar persoalan ini tidak menjalar ke yang lain.

“Semua harus mengedepankan penegakan hukum yang profesional. Para pelaku kriminal harus diproses sesuai dengan ketentuan yang ada. Oleh karena itu, perkara ini harus diselesaikan secara tuntas dan transparan agar bisa meredam suasana,” paparnya. (HMS)

 

 

Facebook Comments