Apresiasi TurunTangan kepada Pekerja Seni di Masa Pandemi

Apresiasi TurunTangan kepada Pekerja Seni di Masa Pandemi

BERBAGI

JAKARTA – Penyebaran Covid-19 hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda segera berakhir. Di masa pandemi, banyak kalangan yang merasakan dampaknya secara langsung, salah satunya adalah kelompok pekerja seni.

Mereka yang berprofesi sebagai seniman kini tak lagi beraktivitas seperti biasanya karena adanya larangan kerumunan orang sehingga mereka tak bisa lagi mengadakan event pertunjukan.

Kondisi itulah yang membuat Gerakan TurunTangan mengadakan program apresiasi bagi pekerja seni. Pekerja seni adalah orang-orang yang melestarikan budaya tetap hidup di saat era modernisasi saat ini. Bentuk apresiasi yang TurunTangan adalah memberikan sembako kepada mereka.

Relawan TurunTangan, Azmi Kautsar mengungkapkan, program donasi pekerja seni tersebut merupakan buah kerjasama antara TurunTangan dengan KitaBisa.com serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Hari ini, Selasa (5/5/2020), relawan TurunTangan membagikan bentuk apresiasi tersebut kepada pekerja seni di dua titik yang ada di Jakarta Barat.

“Hari ini kami telah bagikan 70 paket berupa sembako kepada para pekerja seni sebagai bentuk apresiasi di dua titik yaitu Sanggar Sekojor dan Sanggar Tari putri ranggapati,” kata Azmi, Selasa (5/5/2020).

Relawan TurunTangan akan membagikan sejumlah 1.000 paket sembako di berbagai titik di DKI Jakarta. Sembako tersebut berisi beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, kopi 165 gram, sirup botol, gula 1 kg, mi instan 5 pcs, kecap 520 ml, sarden 425 gram, dan ada juga peralatan mandi seperti sabun 5 pcs.

Seperti diketahui, pekerjaan seorang seniman dan pelestari budaya banyak bersentuhan dengan masyarakat. Maka dari itu, kondisi sosial saat ini yang memaksa setiap orang untuk diam di rumah akan menghilangkan penghasilan mereka.

“Apresiasi kami untuk pekerja seni ini tidak terbatas pada bidang seni tertentu. Kami memberikannya mulai dari ondel-ondel, penari, pesilat, sampai pelestari budaya betawi,” kata Azmi.

Sementara itu, Maman (50) salah satu pekerja seni di Sanggar Tari Puri Ranggapati sangat berterimakasih dengan adanya apresiasi yang disalurkan oleh pihak TurunTangan.

“ini sangat membantu, karena selama beberapa bulan ini sudah tidak ada latihan apalagi kompetisi. Sehingga, pelatih dan penari sudah tidak ada penghasilan,” kata Maman.

Bagi masyarakat yang ingin mendukung kegiatan apresiasi kepada pekerja seni, bisa langsung berdonasi ke TurunTangan. Donasi bisa melalui Gopay ke nomor 082135479393 (a/n yayasan Turuntangan). Atau transfer ke BCA 0063777878 atau Bank Mandiri: 1030000440442 (a/n yayasan Turuntangan).

“Di TurunTangan, kami membuka donasi dan kesempatan kepada siapapun untuk menjadi bagian dari TurunTangan sebagai Relawan,” kata Azmi. (Cho)

Facebook Comments