Atas Kerja Keras SAH, 100 Ribu Guru Honorer Berhasil Terangkat Jadi PNS

Atas Kerja Keras SAH, 100 Ribu Guru Honorer Berhasil Terangkat Jadi PNS

SHARE

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) tak bisa menyimpan rasa bahagianya atas pengangkatan 100 ribu guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Capaian itu atas kerja keras SAH.

Namun, SAH mengingatkan pemerintah supaya mendahulukan pengangkatan guru honorer senior dan tidak melupakan guru K2. Karena jangan sampai pemerintah membuka penerimaan PNS tetapi honorer K2 justru tidak diperhatikan.

“Pemerintah sebelum membuka penerimaan PNS, juga memperhatikan nasib honorer K2 agar diproritaskan, guru honorer yang sudah lama mengabdi diprioritaskan,” kata SAH di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/9) kemarin.

Selanjutnya anggota Fraksi partai Gerindra ini menyatakan perjuangan supaya guru honorer diangkat menjadi PNS sangat berliku dan memakan waktu yang cukup lama. Bahkan pihaknya sempat melaksanakan rapat gabungan komisi untuk membicarakan masalah ini, jelasnya.

Untuk itu,  SAH berharap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Syafruddin memudahkan pengangkatan tersebut.

“Kita turut gembira atas niat pemerintah untuk mengangkat honorer K2 ini karena itu memang perjuangan kita sejak lama,” ujarnya.

Menurut anggota DPR yang dikenal konsen dengan masalah pendidikan ini masalah guru K2 ini menjadi sesuatu yang penting untuk menghindari Indonesia mengalami masalah darurat guru karena banyaknya guru yang akan memasuki masa pensiun.

Bahkan, lanjutnya,  hingga tahun 2021 ini tidak kurang 268.145 orang, dan jumlah ini tentu bisa kita penuhi dari guru K2 yang telah memiliki pengalaman mengajar.

Dukungan SAH terhadap pengangkatan guru honorer K2 ini semata-mata sebagai bentuk keberpihakannya atas pengabdian para guru honorer tersebut.

“Para guru honorer K2 inikan sudah mengabdi lama sampai bilangan tahun, maka pengangkatan ini sebagai bentuk penghargaan kita akan dedikasi mereka selama ini, jelasnya,” jelasnya.

Baca juga :   Prihatin dengan Ekonomi dan Politik Kaltim, Aji Dedi Launching ADM Institute

Lebih lanjut, SAH merinci jumlah guru honorer di seluruh Indonesia saat ini sekitar 736 ribu orang.

Sementara guru honorer di provinsi Jambi yang berstatus K2 tercatat sebanyak 2385 orang. Dan data ini merupakan hasil verifikasi dari BKD provinsi Jambi tahun 2017, dan tentu untuk meningkatkan kompetensi para guru ini perlu ada program pelatihan secara lebih intensif setelah pengangkatan nanti.

Terkait dengan hal tersebut, SAH mengingatkan para guru honorer K2 khususnya di provinsi Jambi tidak berhenti untuk terus berjuang mengawal proses pengangkatan ini.

“Insya Allah saya akan habis-habisan mewujudkan impian mereka,” pungkasnya. (SOF)

Facebook Comments