Baher Ingin BUMDes Lebih Maju Berinovasi Kembangkan Kualitas Produk di Desa

Baher Ingin BUMDes Lebih Maju Berinovasi Kembangkan Kualitas Produk di Desa

BERBAGI

INDRAMAYU – Di era digital saat ini dunia usaha dituntut berinovasi termasuk dunia usaha yang bergerak di desa bersama BUMDes. Jika BUMDes ingin maju maka harus segera berinovasi agar produk usaha yang dikelola meningkatkan kualitasnya.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI H Bambang Hermanto SE saat menghadiri Pelatihan Inisiatif Baru Pengembangan BUMDes Angkatan LXI (E-Commerce) di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Indramayu Ahad (12/9/2021) kemarin.

“Kita dukung, bahkan terus mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Indramayu untuk berinovasi,” kata Bambang atau akrab disapa Baher.

Menurut Baher, banyak potensi desa yang perlu dikembangan. Salah satunya, yakni dengan membentuk usaha berbasis ekonomi kreatif yang didukung teknologi digital agar upaya itu menggerakan ekonomi warga dengan keunggulannya potensi desa masing-masing.

Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti puluhan BUMDes se-Indramayu yang digelar Kementerian Desa PDT serta Transmigrasi. Kegiatan itu menjadi salah satu program aspirasi yang diinisiasi oleh Baher.

“BUMDes itu perlu punya inisiatif berkreasi dengan berbagai cara yabg berdasarkan keunggulan desa masing-masing. Termasuk kreatif mengelola wisata, termasuk kuliner, souvenir dan produk mwnarik lainnya. Setelah saya lihat-lihat, banyak desa memiliki potensi bisnis yang perlu bekerjasama semua pihak terkait,” ujar politisi Golkar ini.

Tak hanya itu, Baher juga membimbing BUMDes se-Indramayu ini agar lebih aktif melakukan promosi lewat saluran media, baik media sosial (medsos), media online, maupun media lainnya. Ia meminta Pemkab memfasilitasi BUMDes memasarkan produk telah diciptakan.

Baher terus memotivasi para pengola BUMDes untuk maju. Selain itu Baher, juga terlibat merekomendasikan BUMDes mendapatkan pinjaman lunak dari perbankan dengan bunga kecil hanya 3 persen setahun yang sudah memiliki produk usaha.

Ini sesuai arahan Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (AH) yang menawarkan akses pembiayaan bagi UMKM yang miliki potensi mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di era Pandemi Covid-19.

“Saya siap bantu jika memang disanggupi. Selama inu saya tidak melihat warna dan latarbelakang dari yang ingin dibantu. Sepanjang itu untuk kemaslahatan masyarakat Indramayu, saya siap melakukan apapun untuk membantu,” janjinya.

Politisi muda Golkar ini mengusulkan Desa Jatisura untuk tetap berkomitmen menjadi Desa Wisata. Alasan Baher, Desa Jatisura memiliki potensi luar biasa di sektor pariwisata maupun agrowisata.

Menurut Baher, Desa Jatisura, Cikedung, Indramayu, Jawa Barat bisa menjadi inspirasi bagi peserta pelatihan dari desa l lainnya untuk mengembangkan potensi desanya. Di mana dukungan Baher kepada Desa Jatisura dengan terwujudnya Desa Wisata oleh Kementerian PUPR melalui Balai BBWS Cimanuk & Cisanggarung untukr segera menggelar revitalisasi Bendungan Bolang.

“Dengan proses Percepatan normalisasi Bendungan Bolang bisa berfungsi tempat penampungan air yang ada di Desa Jatisura itu lebih optimal lagi. Tidak hanya sebatas sebagai penyedia air baku sebagai irigasi pertanian juga sebagai pengendali banjir, budidaya perikanan, pariwisata bahkan untuk olahraga juga bisa. Sehingga keradaan bendungan (Bolang) ini bisa lebih memiliki manfaat tambahan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” terang Baher.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Lalu Samsul Hakim mengucapkan terima kasih kepada Baher atas dukungannya selama ini. Dengan motivasi Baher, lanjut Lalu, potensi Kabupaten Indramayu memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan oleh BUMDes ke depannya.

Lalu berharap Melalui pelatihan ini, Lalu bersemangat mengelola BUMDes. Ditambah memperoleh tambahan ilmu dan wawasannya dalam memasarkan produk BUMDes secara e-commerce.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Kegiatan ini digelar dengan blended system, sebab ini tuntunan zaman harus lebih berinovasi. Dengan pelatihanbini, kami akan mendampingi BUMDes dan menuntut memasarkan produk BUMDes melalui e-commerce ini,” terang Lalum. (Mari)

Facebook Comments