Baher Perjuangkan Nasib Pemilik Usaha Tambang

 Baher Perjuangkan Nasib Pemilik Usaha Tambang

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Hermanto atau Baher tak pernah henti memperjuangkan nasib para pemilik usaha tambang di Jawa Barat.

Yang terbaru saat Baher menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang digelar di The Trans Luxury Hotel Bandung, Jawa Barat, Sabtu (3/9/2022).

“Beberapa kali saya ketemu dengan masyarakat, khususnya pelaku usaha tambang, mereka mengeluhkan kondisinya sekarang. Ini harus kita cari solusinya,” kata Baher dalam sambutannya, yang dihadiri oleh Ai Sa’adiyah Dwidaningsih,S.T,M.T. selaku Kepala Dinas ESDM Jawa Barat yang mewakili Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang berhalangan hadir.

Pada acara itu dihadiri oleh para pelaku usaha tambang di Jawa Barat selaku tamu undangan. Ada141 tamu undangan dari Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral dan Batubara.

Baher selaku Anggota Komisi VII DPR RI menyoroti pelaksanaan PerPres Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara. Menurutnya banyaknya persoalan yang sangat pelik di daerah pada masalah pertambangan salah satunya karena sulit dan susahnya untuk mendapatkan IUP

“Kalau pengen punya IUP izinnya sampai ke pusat, sampai ke kementerian, padahal cuma nambang batu, hasilnya berapa, yang beli juga berapa, apalagi yang tambang-tambang batu, yang harus mencari pasar terlebih dahulu, baru kemudian cari pasarnya,” ucap Baher.

Pada sesi tanya jawab dengan para peserta Bimtek yang mayoritas mengeluhkan tentang susahnya mendapatkan IUP, salah satu masalahnya adalah sistem OSS yang saat ini belum siap menerima pendelegasian. Baher mendengar keluhkan mereka terkait banyaknya surat masuk yang tertahan di pusat yang akhirnya harus mengulang dari awal.

Baher menjawab polemik tersebut dengan berjanji akan memperjuangkan nasib para pemilik tambang yang akan disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat di DPR agar persoalan ini segera mendapat solusi yang cepat dan akuntabel.

Untuk itu, Baher menghimbau kepada pelaku usaha tambang agar memperhatikan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan dampaknya terhadap alam jangan cuma berfikir hanya keuntungan.

“Jangan cuma menarik hasilnya saja tapi juga fikirkan dampak sosial masyarakatnya” tukasnya.

Laporan: JK

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait