Banyak Gulung Tikar, Sodik Semangati Produsen Kerupuk Imbas Semrawut Minyak Goreng

 Banyak Gulung Tikar, Sodik Semangati Produsen Kerupuk Imbas Semrawut Minyak Goreng

BANDUNG – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra DR H. Sodik Mudjahid, MSc berempati dari imbas kelangkaan atau mahalnya harga minyak goreng beberapa bulan terakhir ini. Sodik pun menyemangati produsen kerupuk.

Bagi Sodik, harga tinggi minyak goreng berpengaruh besar pada kondisi ekonomi masyarakat, terutama kalangan industri kecil yang bahan pokoknya yakni produsen kerupuk.

“Saya berbincang-berbincang dengan produsen kerupuk di Gang Pak Sahdi yang berlokasi di Kota Bandung. Saya bisa merasakan bertahan di tengah kondisi sulit karena minyak goreng yang sangat mahal,” kata Sodik seperti rilis disampaikan pada wartawan, Ahad (26/6/2022).

Alumni HMI dan PII ini sangat salut dengan para produsen kerupuk tersebut, mengingati mereka tetap semangat satu minyak goreng berdampak tinggi bagi harga produksi secara otomatis. Meski demikian, produsen makanan ringan tersebut belum berani menaikan harga kerupuk untuk menjaga daya beli masyarakat tetap baik.

“Ternyata mereka punya siasat sendiri menjaga kondisi ini, dengan mengubah kerupuk dengan ukuran jauh lebih kecil tak seperti biasanya. Dari ukuran kerupuk mengecil, para konsumen memprotes ukuran kecil kerupuk mereka jual,” ujar Sodik.

Politisi Daerah Pemilihan (Dapil) ini sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Untuk itu, Ketua Yayasan Darul Hikam ini meminta pemerintah segera mencari solusi menyelesaikan mahalnya minyak goreng.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Di mana mereka pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) ini harus berjuang sendiri tetap bertahan dengan kondisi ini. Saya baru tahu kalau di kawasan ini banyak produsen kerupuk gulung tikar. Tapi kini sisa dua yang masih beroperasi,” terang Sodik.

Rasa iba Sodik disampaikan dengan menghibur para produsen dan pekerja kerupuk. Ia mengaku sangat suka makan kerupuk.

“Saya itu, tak bisa makan kalau tidak ada kerupuk, ibaratnya makan sayur tanpa garam. Itu kenyataannya,” ungkap Sodik menyemangati.

Pada kesempatan itu, Ketua RW 03, Kelurahan Babakan Asih, Bojongloa Kaler, Bandung, Jawa Barat Bono mengungkapkan isi hati pada Sodik saat mengunjungi produsen kerupuk di Gang Pak Sahdi, Bandung, Jawa Barat, Jumat, (24/6/2022) kemarin.

“Iya Pak Sodik, menyiasati di mana harga minyak goreng yang mahal selama ini dengan membuat kerupuk ukuran kecil,” terang Bono.

Laporan: Andi

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait