Berikut Satu per Satu Korban Mubahalah Habib Rizieq Wafat, Siapa Berikutnya?

Berikut Satu per Satu Korban Mubahalah Habib Rizieq Wafat, Siapa Berikutnya?

SHARE
Mubahalah Habib Rizieq Shihab

JAKARTA – KISAH perjalanan Mubahalah Habib Rizieq terus memakan korban tanpa henti dan tak terhindarkan. Hingga Selasa, (20/6/2017) lalu seperti diwartakan eramuslim, sudah empat korban mubahalah atau biasa disebut penista ulama yang mengalami kematian tragis. Cukup memprihatinkan.

Empat korban dari mubahalah itu bahkan menjadi viral di media sosial (medsos) bahkan ada komentar netizen mengait-ngaitkan dengan sejumlah artis dan publik figur yang juga senasib sama. Msski belum layak disebut.

Dari empat korban yang paling mencolok, ada yang meninggal karena stroke. Adapula wafat karena menabrak tiang listrik. Bahkan ada hanya masuk angin hingga tercebur di kali yang kotor dan bau yang membuatnya layak disebut korban mubahalah.

Masih ingatkah kita mubahalah Habib Rizieq? Di mana empat jenis kematian para penista agama dan ulama ini bisa saja bertambah dan terus berjatuhan.

Demi Allah, Alhamdulillah, sejak saya memasuki usia taklif hingga saat ini, saya tidak pernah mencuri, merampas, merampok, membunuh, berjudi, menenggak miras, sodomi atau pun berzina.

Jika saya berdusta maka laknat Allah SWT atas diri saya. Dan jika saya benar, maka mereka yang memfitnah saya dan tidak bertaubat akan dilaknat oleh Allah SWT di Dunia dan Akhirat.” Demikian bunyi isi mubahalah Habib Rizieq.

1. Frans Thamura

Masih ingatkah kita Frans Thamura? Ternyata ia itu dikabarkan terserang stroke hingga meninggal dunia. Innalillahiwainnailahirajiun. Di mana pembuluh darahnya pecah.

Padahal, sebelumnya masuk rumah sakit sehari setelah dia membuat status di media sosial yang berisi doa agar Amien Rais stroke, ditangkap dan dibui karena diduga menerima uang korupsi Alkes Rp600 juta dari pihak Kementerian Kesehatan terkait Alat Kesehatan (Alkes) melalui rekening.

Baca juga :   Ulama dan Pesantren Terus Jaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

“Nah.. kapan di tangkap.. dosa buay buku ahok korupsi, satu negara nunggu dikau stoke mokat atau bui,” tulis Frans pada akun resminya Kamis, (1/6/2017) lalu.

Berselang dua hari kemudian, seorang netizen mengabarkan bahwa Frans yang dimaksud telah masuk rumah sakit. Netizen yang diduga kuat sebagai keluarga Frans itu memposting foto Frans sedang menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di dalam negeri.

“Pray for frans Thamura, director Meruvian. Koma sejak kemarin malam, saat sdg di operasi. Pecah pembuluh darah otak,” tulis netizen itu.

Tepatnya di hari Selasa, 20 Juni 2017 lalu, nyawa Frans tak tertolong lagi. Dan akhirnya ua menghembuskan nafas terakhir dengan status penista ulama pewaris para nabi.

Ia meninggal dunia karena bermubahalah dengan mantan Ketua MPR RI AMIEN Rais

2. Kiky Wilisata

Sementara Kiky Wilisata yang menjadi korban mubahalah berikutnya karena mobil Honda Mobilio yang dikendarainya mengalami kecelakaan dengan masuk ke dalam Kali Sekretaris, Jakarta Barat, pada Kamis (15/6/2017) dini hari. Cukup tragis apa yang dialami Kiky.

Kiky dengan gayanya yang cool

Di mana Honda Mobilio yang dikendarainya berwarna silver dengan nomor polisi B 1339 UIG itu terjun bebas ke dalam kali. Bahkan menjadi viral karena twitter pihak Kepolisian Republik Indonesia melaporkan kecelakaan tersebut.

“Pengemudi atas nama Kiky Wilisata (38) tutup usia di tempat, kejadian sekitar pukul 03.00 WIB,” ujar Dimas, petugas NTMC Polri ketika Kamis (15/6/2017) lalu.

Sebagai informasi tambahan, selama hidupnya Kiky seorang Ahoker sebutan untuk pendukung panatik Mantan Gubwrnur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kiky sangat berani menghina ulama bahkan menantang sumpah mubahalah Habib Rizieq.

Saking beraninya, Kiky menistakan ajaran Islam. Yakni berani memelesetkan Takbir menjadi Take Beer. Takbir dengan sebutan Allahuakbar! Dipelesetkan menjadi take beer. Astagfirullah aladzim.

Baca juga :   'Desa Ini Patut Ditiru Memaksimalkan Dana Desa'
Kiky salah satu yang berani dengan sumpah MUBAHALAH

3. Alexander Bernadus Pontoh

Nama berikutnya ada nama Alexander Bernadus Ponroh. Ia adalah pria berstatus Panglima Laskar manguni Indonesia (LMI). Ia meninggal dunia dengan cara mengenaskan setelah menabrak tiang listrik. Innalillahiwainnailahirajiun.

Seperti dikabarkan, ia adalah Panglima Laskar Kristen yang merupakan tokoh sangat getol membenci ulama dan salah satu memprovokasi untuk mengusir kedatangan Fahri Hamzah di Manado dan juga menghina ulama di sejumlah wilayah di Indonesia.

Adapun kronologis kejadian, berawal dari pengendara sepeda motor honda Beat dengan nomor polisi DB 2124 Gh yang di kendarai oleh kawannya sendiri Fernando Siwu berboncengan dengan Alexander Bernadus Pontoh yang juga Panglima LMI Organisasi Sayap Bifi Merah Kota Tomohon.

Mirisnya, kedua nama yang disebut sebelumnya mengendarai kendaraan dua roda itu dengan kecepatan tinggi bergerak dari arah Kelurahan Matani dari arah Utara menuju Selatan, Sulawesi Utara.

Namun naas bagi Alexander Ketika tiba di tikungan Gereja GMIM Imanuel Walian, tiba tiba Sepeda Motor tersebut hilang keseimbangan dan akhirnya menabrak tiang listrik di sebelah kiri Jalan.

Hal itu menyebabkan kematiannya. Jika kita percaya dengan mubahalah seperti dijanjikan Allah SWT, benar adanya dari kejadian itu.

Nama berikutnya ada nama Alexander Bernadus Ponroh yang bermubahalah

4. Arif Fadilah

Yang terakhir ada nama Arif Fadikah sebagai korban berikutnya yang berani bersumpah mubahalah. Jum’at 9 Juni, pukul 05.04 Arif Fadilah sempat menulis kata-kata penghinaan di media sosial kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

Kemudian berselang 2 hari kemudian, dia dikabarkan meninggal dunia oleh kekuarganya sendiri melalui akun resmi Facebook Arif Fadilah.

Arif Fadillah meninggal dunia hanya karena masuk angin sesuai pengakuan keluarga

Innalilahi Wa Innalilahi Pemilik akun ini Arif fadilah minggu 11 juni 2017 telah meninggal dunia jam 15.00 sore. “Kami segenap keluarga Arief Fadilah memohon doanya semoga almarhum diterima amal ibadahnya, dihapuskan segala dosa-dosanya, dan di lapangkan kuburnya. Amin,” tulisnya.

Baca juga :   Ketua Fraksi PKS DPR Hadiri Istighosah dan Tabligh Akbar Bersama Alim Ulama dan Tokoh Nasional di Alun-Alun Serang

Sebagai informasi, di mana dua hari sebelum kematiannya, Arif yang mengaku syiah tulen ini menuliskan bentuk penghinaan kepada Habib Rizieq dengan menyebutnya jurig. Arif meninggal diduga karena masuk angin biasa. Tidak ada yang mengira Arif meninggal dunia karena masuk angin. (HMS)

 

Facebook Comments