Catatan Pemilu Serentak 2019 dari Dapil Jawa Barat X

Catatan Pemilu Serentak 2019 dari Dapil Jawa Barat X

SHARE

Oleh: Agun Gunandjar Sudarsa, Politisi Senior Golkar asal Dapil Jabar X (6x Nyaleg dan lolos ke Senayan sejak 1997)

Secuil pemikiran atas pengalaman di Daerah Pemilihan (Dapi) Jawa Barat (Jabar) X yang belum tentu benarnya? Tapi ini lebih disasarkan atas pengalaman lapangan yang dikerjakan oleh pribadi selaku Calon Legislatif (Caleg) Golkar sejak bulan Juni 2018 sampai dengan hari ini tanggal 3 Mei 2019.

Pemilihan Legislatif atau Pileg dan Pilres (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden) 2019 yang disatukan membawa dampak sangat kuat terhadap pemenangan keduanya pemilu tersebut.

Sepanjang pengamatan saya di lapangan di Dapil Jabar X, pileg dan pilpres akan dimenangkan keduanya apabila kedua syarat terpenuhi.

Pertama, konsistensi atas garis kebijakan/keputusan Partai dlm mengusung paslon pilpres.

Kedua, soliditas partai dan seluruh elemen kekuatan pendukung.

Sepanjang kedua persyaratan tdk dilakukan atau tidak didapatkan hasil nya pasti jauh berbeda.

Kalau kedua syarat terpenuhi, hasilnyapun antara suara partai dan suara pilpres, tdk akan berselisih sangat jauh.

Terkecuali didapatkan hal-hal tertentu yang sifatnya khusus atau kasuistik.

Kita bisa lihat pada Kemenangan Kota Banjar paslon 01 menang 53 persen dan Golkar juara ke satu. Sangat berkorelasi.

Begitu juga kemenangan 01 di Kab Pangandaran Golkar juara kedua PDIP juara ke satu. Juga sangat berkorelasi suara Pileg dan Pilres.

Berbeda dengan kemenangan paslon 02 di Kabupaten Kuningan dan Kab Ciamis. Namun pemenang Pilegnya partai PDIP paslon 01 di kedua kabupaten tersebut.

Karena apa? Karena faktanya konsistensi dan soliditas perjuangan partai pengusungnya dan para calegnya dari paslon 02 jauh dan jauh lebih baik dibandingkan konsistensi dan soliditas dari struktur masing-masing partai maupun perjuangan para caleg calegnya paslon 01.

Jauh lebih baik 02 dibanding 01 di Ciamis dan Kuningan. Hal ini bisa dilihat dari hasil pileg 2019 dapil jabar 10 dan suara caleg terpilihnya.

Partai dan caleg paslon 02 memdominasi suara pemenangan pileg pada posisi kedua PKS dan Gerindra ketiga, sementara PDIP di urut ke satu dan Golkar diurut keempat.

Sementara Pilpresnya dimenangkan paslon 02.
Artinya kemenangan 02 di Ciamis dan Kuningan sangat relevan dengan perolehan yg sangat signifikan dari PKS dan Gerindra pada atas menggeser Golkar yang menang di Banjar dan kedua di Pangandaran.

Hal iini terjadi, karena tidak adanya konsistensi dan soliditas partai dan para calegnya dari Paslon 01.

Ini pembelajaran berharga buat urus partai ke depan yang lebih baik, yg harus mau dan mampu bergotong royong dan sinergi, pentingnya konsistensi dan soliditas di antara sesama partai dan caleg yang telah mengikatkan diri. Tidak berjuang sendiri sendiri-sendiri.

Tulisan ini dirujuk apabila kita ingin tetap mempertahankan pileg dan pilres disatukan.

Banjar, 3 Mei 2019
Agun Gunandjar Sudarsa

Facebook Comments