Cegah Kecurangan, Bawaslu Harap Masyarakat Aktif Awasi Pemilu 2024

 Cegah Kecurangan, Bawaslu Harap Masyarakat Aktif Awasi Pemilu 2024

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengharapkan keterlibatan partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pemilu 2024 bisa signifikan. Apalagi saat ini tahapannya sudah berjalan sejak 2022.

“Untuk menguatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu, Bawaslu meningkatkan konsolidasi dengan pemantau pemilu secara intensif,” kata anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

Lebih jauh Lolly mengungkapkan, Bawaslu juga menyambut baik isu yang menjadi fokus pemantauan lembaga-lembaga pemantau, seperti pemilu akses bagi disabilitas, politisasi SARA, korupsi, politik uang, hoaks, literasi digital, netralitas ASN dan TNI/Polri.

Bawaslu mengapresiasi lembaga pemantau yang mulai mengembangkan fokus pemantauannya pada isu-isu krusial tersebut. Menurut dia pada pemilu terdahulu fokus isu itu belum banyak dipantau.

“Eksistensi pemantau yang fokus terhadap isu seperti pemilu akses bagi disabilitas, politisasi SARA, korupsi, politik uang, hoaks, literasi digital, netralitas ASN dan TNI/Polri diharapkan dapat memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemilu,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ujar dia, Bawaslu mengimbau pemantau pemilu yang telah terakreditasi untuk memastikan adanya penguatan pemantauan di seluruh tahapan sesuai fokus isu dan tahapan masing-masing lembaga pemantau.

Dia mengatakan penguatan kerja sama antara Bawaslu dan lembaga pemantau juga terus dilakukan, diantaranya untuk penguatan pendidikan politik, pemantauan tahapan pemilu dan isu krusial, serta penyediaan data untuk riset.

“Dalam waktu dekat, kerja sama akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman secara serentak. Ke depan, konsolidasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan bagi lembaga pemantau yang baru terakreditasi,” pungkasnya.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait