Dalam Waktu Singkat! Golkar Surabaya Kumpulkan Donasi Rp343.350.000 untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

 Dalam Waktu Singkat! Golkar Surabaya Kumpulkan Donasi Rp343.350.000 untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

SURABAYA – Partai Golkar berduka atas meninggalnya 125 korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) kemarin. Total korban secara keseluruhan dari yang luka-luka dan meninggal dunia yakni 448 orang dengan rincian 323 orang luka-luka, 125 meninggal dunia.

“Saya menguncapkan  duka cita yang sangat mendalam. Kita semua berduka atas tragedi yang harus kita cegah terulang kembali,” kata Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji seperti keterangan tertulisnya diterima Lintas Parlemen, Senin (3/10/2022).

Sarmuji bisa merasakan luka yang sakit akibat ditinggalkan oleh orang tercinta untuk selamanya. Sarmuji, mendoakan keluarga yang ditinggalkan semoga ihlas dan tabah dengan ujian berat ini.

“Duka dari tragedi ini adalah sangat kelam dan akan kita kenang sepanjang zaman. Khususnya ibu-ibu yang kehilangan anak-anaknya, istri yang kehilangan suaminya dan anak yang kehilangan bapaknya, begitu juga sebaliknya,” ucap Sarmuji.

Sebagai partai yang dikenal dekat dengan rakyat, Partai Golkar Jawa Timur langsung mengalang donasi dari kadernya untuk keluarga korban jiwa yang meninggal dan korban yang mengalami luka-luka. Aksi ini menurut Sarmuji, Golkar ingin meringankan beban masyarakat akibat dari tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Betul. Memang saya yang meminta struktur Partai Golkar Surabaya membuat donasi secara terbuka untuk membantu keluarga korban,” terang Sarmuji.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini mengungkapkan, tujuan Golkar Surabaya menggelar kegiatan tersebut ingin menumbuhkan rasa persaudaraan antara Aremania dan Arek Suroboyo. Ke depan, lanjut Sarmuji, Arek Suroboyo dan Aremania bisa menjalin persaudaraan di tengah persaingan di lapangan.

“Kita berharap, apa yang kita lakukan ini dengan menggalang donasi ini bisa menjadi momentum tumbuhnya persaudaraan antara Arek Suroboyo dan Aremania. Tentunya, kita sudah saatnya menumbuhkan rasa semangat persaudaraan di antara kita di tengah persaingan,” ujar Sarmuji.

Sarmuji sangat berharap, tragedi Kanjuruhan ini yang terakhir yang terjadi di Indonesia. Ia meminta seluruh pihak belajar dari tragedi tersebut untuk memajukan industri sepak bola di Indonsia.

“Kita berharap, kejadian ini yang terakhir terjadi di dunia sepak bola kita. Kita ingin mengembalikan persaudaraan bahwa sepak bola itu perekat persaudaraan, bukan malah membuat kita bermusuhan tapi untuk mencetak prestasi. Kita di Golkar sangat sedih dan sangat prihatin dengan kejadian ini. Dan kita berdoa, semoga ini terakhir kalinya terjadi,” jelas Sarmuji.

Menurut Sarmuji, yang dibutuhkan oleh Aremania saat ini adalah dukungan dari berbagai pihak termasuk dari pihak pemerintah, swasta dan seluruh masyarakt pecinta sepak bola di tanah air.

“Yang dibutuhkan Aremania saat ini bukan cacian atau nasihat tapi dukungan untuk bangkit kembali dari kesedihan dan penyesalan usai terjadi tragedi ini yang menimpa saudara kita,” ucap Sarmuji.

Sementara itu, Ketua Golkar Surabaya Arif Fatoni menyampaikan, pihaknya terus menggalang  donasi bagi Aremania. Arif mengungkapkan, donasi yang sudah terkumpul sebesar Rp343.350.000 berasal dari kader Golkar, anggota dewan Kota Surabaya, Provinsi Jatim, termasuk politisi Senayan DPR RI.

“Alhamdulillah kita terus mengumpulkan donasi buat keluarga korban. Sekarang, dalam waktu singkat sudah terkumpul dana sebesar Rp343.350.000. Dana ini segera kami laporkan atau salurkan ke Ketua DPD Golkar Jatim dalam waktu dekat ini,” papar Arif.

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait