Di Tahun Politik, Kesbangpol DKI Ingin Jakarta Tetap Aman dan Damai

Di Tahun Politik, Kesbangpol DKI Ingin Jakarta Tetap Aman dan Damai

SHARE

JAKARTA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta melalui Bidang Kewaspadaan telah melaksanakan Kegiatan Dialog Interaktif Penanganan Konflik Sosial bagi Masyarakat Ibukota Jakarta Angkatan II Tahun 2018 di Hotel Rizen Premier Jl Raya Puncak Cisarua Bogor yang dilaksanakan pd tanggal 18 – 21 September 2018.

Para peserta kegiatan adalah unsiur Lembaga Musyawarah Kelurshan (LMK) dan Karang Taruna dari Wilayah Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Timur sebanyak 110 orang.

Adapun Panitia pelaksana yakni R. Sony Triwibawa, SH, MH Kasubbid Pemantauan dan Penanganan Konflik Sosial.

Menurut Sony, kegiatan terus dilakukan Kesbangpol DKI Jakarta sebagai antisipasi atas berbagai kemungkinan terjadi kejahatan atau masalah sosial yang dapat mengganggu aktivitas warga.

“Khususnya, di tahun politik ini, selain kita ingin memberikan kesempatan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya sebuah kedamaian dan kewaspadaan sebelumnya sebagai langkah pencegahan,” kata Sonny pada wartawan, Jumat (21/9/2018).

Adapun Narasumber dalam kegiatan Dialog Interaktif tersebut Drs. Heru Matador MSi (Kasubbit Penanganan Konflik Sosial Kemendagri), Drs. Heryansyah MBA (Peniliti Sosial Politik Universitas Indonesia), Drs. Joko Susanto MSi (Aktivis Anti Narkoba Yayasan Kandal Care), Letkol TNI Bambamg Sudyo (Pengajar Kodiklat TNI AD), Hadysaja, MSi sebagai Motivator Sang Surya).

Plt Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Drs Taufan Bakri, MSi menyampaikan pesan dalam tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anggota LMK dan Karang Taruna untuk ikut serta Kegiatan Dialog Interaktif Managemen dan Penanganan Konflik Sosial Angkatan II.

“Adapaun maksud dan tujuan kegiatan ini adl utk menjalin komunikasi dan kooridnasi antara Pemda DKI Jakarta dg LMK dan Karang Taruna sebagai perwakilan masyarakat dalam menjaga suasana kondusif Ibukota Jakarta khususnya menjelang Pileg dan Pilpres 2019,” jelas Taufan Bakri.

Baca juga :   Pengamat Ini Nilai Ahok-Djarot Kandidat Pro terhadap Pemilik Modal

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan partisipasi seluruh anggota LMK dan Karang Taruna agar mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk mencegah timbulnya konflik sosial khususnya tawuran yang disebabkan oleh Miras, Narkotika, Idiologi Radikal, Teroris, Provokasi dan lainnya.

“Menjelang Pemlu 2019 suhu politik cukup memanas di Tanah Air termasuk di Jakarta mohon kiranya pihak LMK dan Karang Taruna dapat memberikan pesan dan mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aksi provokasi serta mengajak masyarakat utk sukseskan Pemilu 2019 (Pileg dan Pilpres),” jelasnya.

“Alhamdulillah pelaksanaan Asian Games 2018 kemarin telah sukses walau ada isu gagal tapi berkat kerjasama, dan kerja iklash kita semua event olahraga bangsa dan negara se Asia dpt pujian dari Dunia Internasioal ini sbg bukti bahwa rakyat dan negara Indonesia mampu menjadi tuan rumah dlm acara Internasioal yang sangat prestisius dan sulit terjadi,” sambung Taufan Bakri.

Diharapkan pula anggota LMK dan Karang Taruna sebagai Garda Terdepan bagi warga dan pemuda untuk membangun wilayah yang aman, damai, tertib dan asri sesuai dengan motto Jakarta “Bahagia Warganya dan Maju Kotanya”.

Selain itu, selain kegiatab itu dihadiri dan dibuka oleh Plt Kaban Kesbangpol DKI Jakarta Drs Taufan Bakri MSi, Plt Kabid Kewaspadaan Bakesbangpol Drs. Entis Sutisna MSi, Ketua Forum Koordinasi LMK DKI Jakarta H. Nano
dan Ketua Karang Taruna Jakarta Pusat juga Jakarta Timur. (Son)

Facebook Comments