Doli Janji Akan Panggil KPU Tanyai Soal Dugaan Kecurangan Verifikasi Parpol

 Doli Janji Akan Panggil KPU Tanyai Soal Dugaan Kecurangan Verifikasi Parpol

Politisi muda Golkar dikenal Vocaloid Ahmad Doli Kurnia

JAKARTA – Informasi di ruang publik menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga telah melakukan kecurangan soal pada proses verifikasi partai politik peserta pemilu yang sudah diumumkan Rabu (14/12/2022) kemarin.

Atas dugaan itu, Komisi II DPR RI langsung bergerak cepat merespon masukan masyarakat untuk segera meminta penjelasanKPU RI soal dugaan kecurangan tersebut. Komisi II DPR RI ingin agar tahapan pemilu terus berjalan tanpa adanya gangguan yang berarti.

“Saya kira sejumlah dugaan-dugaan yang ada ini perlu diklarifikasi agar perjalanan demokrasi kita dalam situasi menghadapi pemilu betul-betul clear, tanpa ada praduga-praduga yang bakal mengganggu,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung pada wartawan, Kamis (15/12/2022) kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan KPU saat proses verifikasi parpol seperti dialami Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) di Desember 2022 lalu. Prima mengungkapkan datanya, pihak KPU sengaja menetapkan partai baru itu tidak memenuhi syarat administrasi, meski mereka memenuhi syarat di Papua.

Usai dugaan itu, muncul gerakan koalisi organisasi sipil yang menyebut KPU melakukan manipulasi data dalam proses verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu 2024. Dugaan kecurangan itu terjadi disertai intimidasi kepada staf KPU daerah. Koalisi sipil mengklaim punya bukti tindakan kecurangan itu terjadi di Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu, dugaan kecurangan KPU juga dilontarkan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. Mantan Ketua MPR ini menduga KPU telah melakukan manipulasi data hasil verifikasi faktual demi meloloskan partai tertentu.

Amien meyakini, KPU bergerak atas perintah ‘kekuatan yang besar’ sehingga Partai Ummat tersingkir dan tidak lolos sebagai peserta pemilu 2024 mendatang. Publik pun menyoroti kinerja KPU tersebut.

Untuk itu, Doli ingin meminta penjelasan dari KPU agar publik mendapatkan penjelasan soal dugaan-dugaan kecurangan itu. Doli berjanji, pasca reses DPR RI pihaknya bakal memintai sejumlah keterangan pada KPUdi masa sidang berikutnya dengan siaran langsung biar masyarakat bisa menilai kerja KPU.

“Jumat (16/12/2022; hari ini) DPR sudah menjalani masa reses. Nanti usai reses kita akan bisa kita mintai penjelasan KPU, dan kita di Komisi II DPR RI anak mendengarkan penjelasan langsung dari KPU,” terang Doli.

 

Digiqole ad

Berita Terkait