DPR Minta Pemprov Sumut Kembangkan Wisata Halal

DPR Minta Pemprov Sumut Kembangkan Wisata Halal

SHARE

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Nurhayati meminta Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara perlu mengembangkan promosi pariwisata halal untuk meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara yang datang ke daerah itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Nurhayati yang diwawancarai lintasparlemen.com, seusai melakukan peninjauan ke Bandar Udara Sibisa, yang berada di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Jum’at (2/6/2017) lalu.

Politisi PPP ini menegaskan Pemprov Sumut harus mencontoh Korea Selatan dan Jepang. Kedua negara maju yang sedang gencar mempromosikan pariwisata halal.

Menurut Nurhayati, wisata halal sangatlah penting dan bermanfaat, mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, sehingga tentu saja ini merupakan potensi yang besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berasal dari sektor pariwisata.

“Jadi tadi saya menyarankan kepada Pak Bupati bahwa apabila ini ingin terbuka untuk turis dan menjadi destinasi wisata seperti tempat wisata lain yg berhasil juga saya menyarankan untuk membuka wisata syariah atau wisata halal seperti di Korea juga sekarang sedang membuka wisata halal, saya bilang karena populasi terbesar apalagi di Indonesia itu adalah muslim jadi jangan sampai orang ke sini tidak mau hanya gara-gara susah mencari makan atau apa,” ujarnya.

Politisi asal Jawa Barat XI ini menyebut infrastruktur dan konektivitas transportasi juga sangat penting, perlu adanya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Pemerintah Pusat untuk menyiapkan sarana prasarana, akses jalan yang memadai.

“Yang namanya untuk destinasi wisata kan pastinya wisata itu kan harus nyaman baik dari infrastruktur dan segala macamnya jadi kan kalau infrastruktur itu bukan hanya jalan saja saya melihatnya, tetapi juga airport dan pelabuhan dan kendaraan darat antarmoda itu juga harus diperhatikan,” pungkasnya.

Baca juga :   Firman Soebagyo: Jika Kelompok Tani Dioptimalkan, Kebijakan Impor Bisa Dihentikan!

Seperti diketahui, tahun 2016 lalu pemerintah tengah berupaya mengembangkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN, yang digadang-gadang menjadi Bali baru.

Destinasi tersebut adalah Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Morotai (Maluku Utara), Pulau Komodo-Labuan Bajo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Danau Toba (Sumatera Utara), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Mandalika Lombok (NTB), dan Tanjung Lesung, Pandeglang (Banten). (OKKY ZULINDRA)

Facebook Comments