DPR Tolak Daging Kerbau Impor

DPR Tolak Daging Kerbau Impor

SHARE

JAKARTA – Anggota Komisi 4 DPR Hermanto menolak tegas rencana Pemerintah mengimpor daging kerbau beku. Apalagi bila di negara asal daging beku tersebut tengah mewabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Pemasukan hewan ternak ke dalam negeri akan merugikan peternak,” papar Hermanto menanggapi kebijakan Pemerintah membuka keran impor daging kerbau sebanyak 100 ribu ton tahun ini.

Mestinya, tambahnya, pemerintah mengutamakan pembelian daging hewan dari peternak dalam negeri.

“Agar peternak bergairah memelihara hewan ternak,” tandas legislator dari FPKS ini.

Diberitakan, daging kerbau tersebut rencananya akan didatangkan dari India. Di India sendiri saat ini tengah mewabah PMK.

“Apalagi bila daging impor tersebut berasal dari negara yang tengah diserang wabah PMK. Semakin kuat alasan untuk tidak melakukan impor,” ucapnya.

Setiap hewan juga tumbuhan yang masuk ke Indonesia harus melewati karantina. Hermanto meminta Pemerintah untuk menerapkan peraturan karantina secara ketat.

“Awasi semua jenis hewan yang akan masuk ke Indonesia. Bila kedapatan ada hewan terpapar PMK coba dimasukkan ke Indonesia maka tindak tegas para pelakunya,” tutur Hermanto.

“Lindungi hewan ternak kita dari kemungkinan tertular PMK. Lindungi juga manusia Indonesia dari gangguan kesehatan akibat mengkonsumsi daging terpapar PMK,” pungkas legislator dari dapil Sumbar 1 ini.

Facebook Comments