Forum WPFSD 2018 Jalin Kerjasama Mengatasi Ketergantungan Energi Fosil

Forum WPFSD 2018 Jalin Kerjasama Mengatasi Ketergantungan Energi Fosil

SHARE

DENPASAR – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan masa depan energi dunia bukanlah energi fosil, melainkan energi baru dan terbarukan, karenanya parlemen dunia perlu bertemua setiap tahun untuk mendiskusikannya.

Ketergantungan terhadap energi fosil sejauh ini telah mengantarkan masyarakat dunia pada eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam atau non-renewable resources, kerusakan dan pencemaran lingkungan, dan berujung pada kenaikan emisi gas rumah kaca.

“Karenanya, melalui forum ini, kita perlu menggalang kerja sama dalam mengatasi ketergantungan terhadap energi fosil melalui berbagai penelitian dan joint research, pertukaran teknologi, implementasi kebijakan dalam negeri, serta peningkatan investasi yang mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan,” papar Bambang dalam sambutan pembuka WPFSD, di Bali, Rabu (12/9/2018) kemarin.

Yang menjadi harapan dari forum ini adalah energi baru dan terbarukan yang dapat menjamin penyediaan energi dengan harga yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan ramah terhadap lingkungan. Sejalan dengan upaya di atas, pemanfaatan energi baru dan terbarukan pada sektor industri, yang merupakan salah satu pengguna energi terbesar, perlu terus dikembangkan. Penggunaan energi alternatif non-fosil merupakan salah satu komponen penting dalam mengembangkan industri hijau atau green industry yang notabene merupakan industri masa depan.

Pada WPFSD ke-2 ini, para delegasi dari parlemen dunia juga akan membahas mengenai peran perempuan dalam penciptaan energi terbarukan yang berkelanjutan. “Melalui diskusi ini, saya harapkan kita semua dapat lebih memahami mengapa perempuan membutuhkan energi terbarukan dan mengapa perspektif gender relevan untuk diterapkan dalam sektor energi,” ujar Bambang.

Melalui forum yang terhormat ini, Bambang sangat mengharapkan parlemen negara-negara di dunia, terutama yang tergabung dalam forum World Parliamentary Forum on Sustainable Development dapat memberikan sumbangan pikiran dalam rangka memperkuat keinginan masyarakat dunia untuk penyediaan energi secara berkelanjutan. (eko)

Facebook Comments
Baca juga :   'Bencana Dunia Itu Bernama Trump'