FS Jadi Tersangka, Sekjen PKS: Ini Bukti Keseriusan Kapolri Listyo Sigit Bekerja Profesional

 FS Jadi Tersangka, Sekjen PKS: Ini Bukti Keseriusan Kapolri Listyo Sigit Bekerja Profesional

SWISS – Pujian terus mengalir pada Kapolri ┬áJenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah bekerja secara terbuka transparan bersama tim tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Termasuk di antaranya Anggota Komisi III DPR RI yang juga Sekjen DPP PKS Habib Aboe Alhabsyi. Menurut Habib Aboe, upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap cerita sebenarnya terkait kasus ‘cerita polisi tembak polisi’ patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang cinta keadilan.

“Langkah maju penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, adalah bentuk upaya polri yang berusaha bekerja secara profesional, tentunya hal ini patut untuk diapresiasi,” kata Habib Aboe pada Lintas Parlemen, mengaku masih dalam tugas dinas ke Swiss, Rabu (10/8/2022).

Habib Aboe yang juga Ketua MKD DPR RI ini menyampaikan, apa yang dijanjikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke publik benar-benar dipenuhi untuk membuka secara jelas dan transparan seperti arahan Presiden Jokowi.

“Saya melihat Kapolri terus mengawal proses pro justicia dengan baik dan menyampaikan ke publik secara terbuka. Hal ini sesuai arahan yang diberikan oleh Presiden,” terang Habib Aboe.

Tak hanya itu, politisi asal Kalimantan Selatan ini juga menjelaskan bukti keseriusan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menangani kasus tersebut. Di mana sebanyak 25 personel polisi diperiksa pada proses kode etik kepolisian.

“Adanya 25 personel yang diproses secara etik menunjukkan keseriusan penanganan perkara ini secara tegak lurus. Ini langkah baik untuk penguatan publick trust, sehingga institusi Polri akan semakin kuat,” terang Habib Aboe.

Seperti diwartakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan Irjen Ferdy Sambo (FS) menjadi tersangka tewasnya Brigadir J. FS diduga memerintah Bharada E menembak Brigadir J dengan pistolnya sendiri.

Polri menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Irjen Ferdy Sambo diduga memerintahkan Bharada Eliezer atau E menembak Brigadir Yoshua yang kemudian dilakukan Bharada E dengan pistolnya sendiri.

Bahkan FS diduga kuat menembak ke arah dinding sebagai skenario yang diinginkan seolah terjadi sebuah aksi tembak menembak. FS pun menggunakan pistol punya Brigadir J sebagai tujuan aksi mengelabui publik terkait tembak menembak ke arah dinding tersebut.

FS disangkakan penjara seumur hidup dengan berat Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana. FS sebagai tersangka keempat yang sebelumnya ada Bripka Ricky, Bharada Eliezer, serta Kuat.

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait