Galang Dana Untuk Pengungsi Suriah di New York, Makanan Khas dan Kerajinan Indonesia Semarakkan Un-International Bazaar 2016

 Galang Dana Untuk Pengungsi Suriah di New York, Makanan Khas dan Kerajinan Indonesia Semarakkan Un-International Bazaar 2016

Ilustrasi Bazaar di New York

NEW YORK, LintasParlemen.com – “Come and try Indonesian food, the best food in town” begitu seru Duta Besar Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap RI untuk PBB di New York seraya mengajak para pengunjung  Bazaar Internasional tahunan PBB yang diselenggarakan di Markas Besar PBB di New York, tanggal 4 Mei 2016, mengunjungi stand Indonesia.

Meskipun cuaca cukup dingin, UN Visitor Center, khususnya stand Indonesia, tetap diramaikan oleh kerumunan pengunjung yang tidak ingin ketinggalan acara tahunan yang diselenggarakan oleh UN Women’s Guild (UNWG) di bawah patron Mrs. Ban Soon-taek, istri Sekretaris-Jenderal PBB.

Pengunjung Bazaar bukan hanya dari kalangan diplomatik yang memang tengah bertugas di PBB, namun juga para istri diplomat dan khalayak umum.

Untuk tahun 2016, Indonesia kembali berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini dengan membuka 2 (dua) stand khusus, yaitu untuk aneka kerajinan khas Indonesia dan makanan khas tanah air.

Berbagai kerajinan dan cendera mata Indonesia yang ditampilkan antara lain berupa kain dan selendang Batik, tas tangan, hiasan meja, topeng batik serta perhiasan khas nusantara.

Sedangkan untuk makanan, tersedia nasi rendang, mie goreng, bakso, sate ayam dan es teler serta kerupuk dan rempeyek. Antusiasme pengunjung yang tinggi terlihat dari ramainya pengunjung stand Indonesia.

Selain banyak membeli aneka kerajinan khas Indonesia, bahkan makanan khas Indonesia yang dijual dalam bazaar tersebut pun habis dibeli pengunjung.

Ibu Lista Damayanti Djani, Ketua Dharma Wanita Persatuan PTRI New York, mengimbuhkan bahwa acara bazaar tahunan in merupakan salah satu kegiatan terbesar UNWG dan merupakan ajang yang paling tepat untuk mempromosikan seni budaya Indonesia dalam bentuk aneka kerajinan tangan berkualitas maupun makanan khas Indonesia yang makin dikenal masyarakat dunia.

Kesuksesan partisipasi Indonesia dalam bazaar tahunan ini tidak lepas dari peran aktif dan dukungan Dharma Wanita Persatuan PTRI New York.

Bazaar tahunan tersebut juga diramaikan oleh stand dari kurang lebih 39 negara untuk kerajinan dan 50 negara untuk makanan khas dari negara masing-masing. Tidak heran jika Markas Besar PBB tampil semarak berkat dekorasi dan warna-warni produk khas negara-negara yang dijual serta semerbak wangi makanan tradisional masing-masing negara peserta.

Hasil keuntungan penjualan aneka barang dan makanan yang diperoleh dalam bazaar sehari ini akan disumbangkan kepada Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) untuk para pengungsi perempuan dan anak-anak Suriah maupun mendukung berbagai kegiatan UN Women’s Guild yang difokuskan pada perempuan dan anak-anak perempuan di berbagai belahan dunia. (Laporan Dari New York)

 

Digiqole ad

Berita Terkait