Gawat! KPK OTT Hakim Agung yang Urus Suap dan Pungkli Perkara di MA

 Gawat! KPK OTT Hakim Agung yang Urus Suap dan Pungkli Perkara di MA

JAKARTA – Benar-benar rusak penegak hukum negeri ini. Sejatinya mereka yang menegakan hukum secara konsisten sebagai garda terdepan menjaga keadilan tertinggi di negeri. Malah, hakim-hakim ini di-OTT atau operasi tangkap tangan oleh KPK.

Yang terbaru, KPK telah melakukan OTT di lembaga Mahkamah Agung alais MA. Yang membuat kita miris nan tercengang adalah, salah satu yang di-OTT oleh KPK adalah hakim agung. Wajar jika KPK bersedih dengan OTT tersebut.

“KPK sangat bersedih karena harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan kita ini, itu sangat menyedihkan sekali,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis (22/9/2022).

Dengan adanya aksi OTT ini membuat Ghufron sangat prihatin dengan penegakak hukum di negeri ini. Alasan itu pula, KPK ingin agar tidak ada lagi kasus yang sama terjadi.

“Kita di KPK sangat prihatin (dengan adanya peristiwa ini) dan sangat berharap ini penangkapan terakhir di lembaga insan hukum. Dunia peradilan serta lembaga hukum kita yang sejatinya bekerja atas berdasar bukti tapi masih tercemari oleh uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi Pilar keadilan bagi bangsa ternyata menjual dirinya dengan uang. Padahal, kita sebelumnya dari KPK sudah membina mereka agar berintegritas di lingkungan MA. Baik kepada hakim dan pejabat struktural, diharapankan tak ada lagi korupsi di MA. Kita di KPK berharap ada pembenahan terus menurus dengan mendasar dan jangan hanya kucing-kucingan, berhenti sejenak ketika ada penangkapan. Tapi mereka kembali kambuh setelah agak lama tidak ada kasus,” papar Nurul.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri telah menyampaikan pada awak media bahwa pihaknya telah 5 orang MA yang di-OTT ke gedung Merah Putih gegara diduga kuat terlibat suap dalam menangani kepengurusan perkara. Ali mengungkapkan, 5 orang ini ditangkap dengan menyita sejumlah barang bukti, seperti uang dengan mata uang asing.

“Kita di KPK telah menangkap 5 orang yang diduga kuat melakukan tindak pidana penerimaan hadiah atau berupa janji soal pengurusan perkara di MA. Hingga kini uang itu masih di konfirmasi ke para pihak yang telah kita tangkap,” terang Ali Fikri pada wartawan, beberapa  jam usai penangkapan hari ini, Kamis, (22/9/2022).

Laporan: Eko

Editor: Habib Harsono

 

Digiqole ad

Berita Terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.