Gerindra Kecam Zulkifli Hasan yang Hapus Mata Acara Pembacaan Doa di Sidang...

Gerindra Kecam Zulkifli Hasan yang Hapus Mata Acara Pembacaan Doa di Sidang Terakhir MPR RI

SHARE
Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid dari Fraksi Gerindra (foto: dpr.go.id)

JAKARTA – Fraksi Gerindra MPR RI protes Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang telah mencoret mata acara pembacaan doa dalam sidang terakhir MPR untuk masa periode 2014-2019. Kok bisa?

Menurut Wakil Fraksi Fraksi Gerindra MPR RI Sodik Mudjahid mengecap langkah Zulkifli Hasan tersebut. Sodik menyebut, Zulkifli tak memberi keteladanan yang baik bagi masyarakat.

“Fraksi Gerindra, protes dan mengecam Ketua MPR yang menghapus Mata acara pembacaan doa dalam sidang terakhir MPR Periode 2014/2019, hari Jumat tgl 27/8/2019,” kata Sodik seperti yang disampaikan kepada wartawan usai rapat paripurna MPR.

“Sebagai salah satu lembaga tinggi NKRI dengan dasar Panca Sila, MPR seharusnya menjadi teladan pengamalan budaya religi Panca Sila seperti pembacaan doa, apalagi dalam persidangan terakhir dari masa bakti selama 5 tahun,” sambung Sodik.

Sodik menjelaskan, Anggota MPR adalah wakil rakyat, dari DPD dan DPR seluruh Indonesia, sangat layak dan berkeinginan,memanjatkan doa sebagai rasa syukur,
permohonan bimbingan dan kekuatan sekaligus permohonan maaf kepada Allah Tuhan yang masa kuasa.

“Mata acara pembacaan doa sudah berlangsung puluhan tahun sejak berdirinya MPR,” tegas Sodik yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Alasan itu, pihaknya dari Fraksi Gerindra MPR walk out pada rapat paripurna pagi tadi. Apa yang dilakukan oleh pimpinan MPR, bagi Gerindra, tidak etis karena Indonesia sebagai negara berketuhanan Yang Maha Esa.

“Beberapa pimpinan dan anggota fraksi Gerindra MPR melakukan walk out dari persidangan,” pungkas Sodik. (HMS)

 

Facebook Comments