Guyon DPR! Siapa Bohir yang Dimaksud Adies Kadir Usai Voting Capim KPK

 Guyon DPR! Siapa Bohir yang Dimaksud Adies Kadir Usai Voting Capim KPK

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR DR Ir Adies Kadir, SH, MHum menyampaikan guyonan dengan mempersilakan para anggota melaporkan hasil voting calon pimpinan KPK ke bohir masing-masing.

Banyak pihak yang bertanya usai Adies menyebut bohir dalam rapat tersebut. Siapa bohir yang dimaksud oleh Ketua Umum DPP Ormas MKGR itu?

Adies langsung beri klarifikasi terkait kelakarnya yang menyinggung soal bohir tersebut. Yang dimaksud bohir oleh Adies yakni ketua umum (Ketum) masing-masing partai.

“Yang saya maksud tadi soal bohir itu adalah pimpinan partai atau ketua umum partai masing-masing. Kami di DPR ini para petugas partai,” kata Adies pada Lintas Parlemen, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Menurut Adies, para anggota DPR termasuk anggota Komisi III DPR adalah petugas partai yang mendapatkan tugas dari ketum partai untuk menjalankan amanah rakyat. Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR ini membantah ada bohir yang lain dimaksud selain petinggi partai.

“Sementara itu, kami ini mendapatkan tugas khusus dari bohir kami yaitu ketum partai. Tentu kami perlu lapor ke ketua umum partai masing-masing terkait rapat atau pun yang kami lakukan di DPR. Sebenarnya hari ini kita rapat membahas pengganti pimpinan KPK,” terang Adies.

Sebagai informasi, usai penghitungan suara capim KPK tadi sore di ruang rapat Komisi III DPR, Adies selaku pimpinan rapat mempersilakan pada anggota Dewan kembali ke kursi masing-masing. Saat itu, ia menyampaikan candaan ke anggota DPR itu untuk melapor ke bohir soal hasil voting capim KPK.

“Baik, Bapak-Ibu, saya persilakan kembali ke kursi masing-masing. Silakan hasilnya dilaporan ke bohir masing-masing. Hahahahaha…,” kelakar Adies.

Dari hasil voting capim KPK tadi, Johanis Tanak terpilih sebagai pimpinan KPK terpilih menggantikan Lili Pintauali Siregar. Seperti yang disampaikan Adies Kadis Johanis meraih suara terbanyak 38 suara. Sementara I Nyoman hanya memperoleh 14 total suara dari total 53 suara. Hanya 1 suara yang dinyatakan abstain karena Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni berhalangan hadir.

Rapat ini dimulai pukul 14.00 WIB yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR RI Ir Bambang Wuriyanto, MBA yang kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI DR Ir Adies Kadir, SH, MHum pada proses voting berlangsung pada pukul 16.05 WIB.

“Perlu kami sampaikan bahwa calon pengganti pimpinan KPK ini masa jabatan 2019-2023 ini akan berakhir November tahun 2023. Kami sampaikan juga bahwa hasil pemilihan anggota ini akan disampaikan pada rapat paripurna terdekat,” terang Adies.

Selanjutnya tonton di link LintasTV

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait