Idrus Laena Ingin Danau Toba Dikelola Lebih Baik Lagi

 Idrus Laena Ingin Danau Toba Dikelola Lebih Baik Lagi

Ketua DPP Partai Golkar Bidang Koperasi, Wirausaha dan UKM Idris Laena (Foto: Twitter Idris Leana)

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Idris Laena angkat suara terkait ditunjuknya Danau Toba sebagai tuan rumah ajang Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang digelar Februari 2023 mendatang. Idris tak ingin agar Injourney sebagai pengelola seperti event organizer (EO) semata.

“Kita tak mau hanya mendatangkan pengunjung setelah itu selesai. Tapi kita perlu road map jangka panjang untuk mengembangkan Danau Toba berkelanjutan,” Idris saat dihubungi, Selasa (20/12/22).

Tak hanya itu, Idris mengajak media di dalam negeri mempromosikan ajang F1 H2O itu. Idris menjelaskan,  suksesnya ajang tersebut membuat nama Indonesia menjadi harum di dunia internasional.

“Waktunya tinggal menghitung hari lagi, kita perlu bersama-sama dengan mengajak seluruh pihak termasuk kawan-kawan media mensukseskan ini,” terang Idris.

Menurut Idris, pengelola Danau Toba perlu menampilkan sejarah perjalanan destinasi wisata andalan Indonesia tersebut. Idris ingin agar pengembangan wisata Danau Toba dilakukan secara optimal oleh Injouney sebagai pegelola.

Idris meyanyangkan Danau Toba belum dikenal luas oleh dunia internasional. Padahal Danau Toba punya keunggulan unik sebagai destinasi wisata dunia.

“Pertama, yang kita ‘jual’ sejarahnya. Jadi ada sejarah yang harus orang tahu bahwa Danau Toba punya sejarah panjang sebelum terbentuk seperti ini,” kata

Politisi asal Dapil Riau I ini juga mengaku, pihaknya di Komisi VI DPR RI sempat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses ke Danau Toba bersama mitra kerja Kementerian BUMN, Injourney, PT Hutama Karya dan PTPN III di Sumatera Utara.

“Kedua yang sempat kami soroti saat kunjungan ke Danau Toba, yakni bagaimana kita mempublikasikan kepada dunia, kalau Danau Toba merupakan tempat wisata yang menarik bukan hanya sekedar danau. Sehingga, bukan hanya masyarakat lokal saja yang berkunjung tetapi juga masyarakat mancanegara,” jelas Idris.

 

 

 

Digiqole ad

Berita Terkait