IUPK Freeport Diperpanjang, Herman Khaeron: Itu Hanya Sementara untuk Kesinambungan…

IUPK Freeport Diperpanjang, Herman Khaeron: Itu Hanya Sementara untuk Kesinambungan…

SHARE

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron menilai perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) buat PT Freeport Indonesia hanya sementara. Bagi Herman, itu untuk menjaga kesinambungan operasional PT Freeport.

Seperti diwartakan, Pemerintah telah memperpanjang status IUPK buat Freeport hingga 31 Juli 2018. Sebab, jika tidak diperpanjang maka izin per 4 Juli ini akan habis atau kadaluwarsa.

Itu artinya, dengan diperpanjang hingga akhir bulan atau 31 Juli, Freeport masih diperbolehkan melakukan kegiatan ekspor konsentrat. Keputusan tersebut merevisi SK IUPK Nomor 413K/30/MEM/2017.

“Itu perpanjangan IUPK sementara. Dalam pandangan kami, itu untuk menjaga kesinambungan operasional Freeport. Jadi kami pahami bahwa ini adalah upaya untuk menjaga keberlangsungan operasional Freeport, karena juga IUPK Sementara. Kan juga kontraknya habis di 2021,” kata Herman, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Herman juga menambahkan, ada banyak faktor yang jadi pertimbangan pemerintah sehingga memperpanjang izin IUPK buat Freeport. Apalagi dalam proses negosiasi perpanjangan kontrak ini tentu diperhatikan, agar operasio perusahaan itu tidak berhenti.

Diketahui, dengan diperpanjangnya IUPK, menurutnya antara Freeport dan PT Inalum (Persero) juga mendapat kesempatan untuk membahas penyelesaian masalah divestasi hingga 31 Juli. Artinya, masa perpanjangan IUPK dengan Freeport itu diharap divestasi saham bisa rampung

“Karena ini juga menyangkut berbagai aspek, sampai kepada nanti bagaimana divestasi 51 persen saham itu betul-betul bermanfaat bagi negara,” ujar politisi Demokrat ini asal Dapil Jawa Barat ini. (HMS)

Facebook Comments
Baca juga :   FS Sebut DPR Tak Gentar Hadapi Beragam Tudingan dalam Pembahasan RUU Pertembakauan