Janji Pemerintah Menjamin Pendidikan Putra Putri Prajurit KRI Nanggala 402 harus Dikawal

Janji Pemerintah Menjamin Pendidikan Putra Putri Prajurit KRI Nanggala 402 harus Dikawal

BERBAGI

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Abdul Fikri Faqih meminta semua pihak untuk mengawal janji pemerintah agar menjamin pendidikan bagi putra-putri ke-53 prajurit KRI Nanggala 402 yang gugur di perairan Bali medio April lalu.

“Ini kan kejadiannya sekarang padahal sekolahnya nanti, ini harus ada skema dan pendelegasian yang jelas. Tapi kalo ini hanya statement, saya kuatir tidak ada perbedaan dengan siswa-siswi lainnya (yang bukan korban),” ujar Fikri di Semarang, Selasa (04/05).

Ia mengapresiasi janji pemerintah akan jaminan tersebut, karena memang negara mesti hadir dalam segala aspek terutama pendidikan.

“Pendidikan itu hak seluruh anak bangsa, sesuai amanah Undang-undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia, apalagi mereka ini anak-anak dari para prajurit yang telah gugur dalam tugas menjaga kedaulatan bangsa. ” terang aleg yang pernah berprofesi sebagai guru ini.

Politisi PKS ini mengatakan perlunya skema untuk mengawal janji ini karena bukan hanya pemerintah pusat yang terlibat dalam urusan pendidikan, mengingat pendidikan adalah urusan yang didesentralisasikan secara kongruen.

“Kewenangan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, SMP ada di tingkat kota/kabupaten. Kemudian SMA/SMK, serta pendidikan luar biasa atau layanan khusus ada di tingkat provinsi. Pemerintah pusat hanya urusan pendidikan tinggi saja. Nah, kalau demikian, bagaimana mengkoordinasikannya?” tutur Fikri.

Selanjutnya ia mendorong agar ada dokumen administrasi yang kuat, sah dan bisa disepakati oleh siapa pun pemerintahnya. Ia bersama Komisi X juga akan menagih janji tersebut ke pemerintah. (F3)

Facebook Comments