Gawat Jelang Munas, Seorang Menteri jadi Tim Sukses Caketum Golkar Bawa-bawa Nama Presiden!

 Gawat Jelang Munas, Seorang Menteri jadi Tim Sukses Caketum Golkar Bawa-bawa Nama Presiden!

ilustrasi Munaslub Golkar

JAKARTA, Lintasparlemen.com – Pesta demokrasi di tubuh partai Golkar yang digelar tanggal 15 hingga 17 Mei mendatang merupakan perhelatan besar yang menjadi perhatian publik baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar sekaligus Tim Sukses Caketum Golkar Ade Komarudin, Firman Soebagyo.

Namun, di tengah situasi partai beringin menyiapkan diri menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bali itu. Muncul kabar tak sedap, salah satu menteri yang ikut ‘menggalang’ dukungan untuk memenangkan Caketum Golkar tertentu mengatasnamakan Presiden Joko Widodo.

Menteri yang dimaksud itu telah mengumpulkan para pemilik suara di daerah-daerah dari kepengurusan DPD I agar memilih kandidat tertentu.

Cukup disayangkan, dalam rilis yang dikirimkan oleh Wakil Ketua Baleg DPR itu tak menyebutkan nama menteri yang dimaksud.

“Oleh karena itu ada juga pejabat setingkat menteri yang sudah berani mengatas-namakan Presiden (Joko Widodo, red) untuk menyatakan dukungannya kepada calon tertentu. Oleh karena itu Presiden Jokowi harus waspada atas sikap yang dilakukan pembantunya yang sudah berani mengatasnamakan Presiden,” kata Firman dalam rilisnya, Jakarta, Kamis (05/05/2016)

“(Menteri ini, red) mengadakan pertemuan-pertemuan dengan Ketua-ketua DPD I Partai Golkar dengan meyakinkan kepada Ketua DPD seolah-olah Presiden mendukung calon tertentu,” sambung

Alasan itu, FS sapaan politisi senior asal Pati, ini merasa kecewa atas sikap dangkal menteri tersebut. Karena itu, FS mengingatkan kepada kader Golkar yang ada di DPD I hingga DPD II untuk cepat mengambil sikap dan terprovokasi dengan arahan sang menteri tersebut.

“Kami berharap, hendaknya Kader Golkar di DPD I dan DPD II tidak terprovokasi dengan cara-cara yang dilakukan oleh pejabat tersebut,” harap Sekjen Depinas Soksi ini. (Mahabbahtaein)

 

 

Digiqole ad

Berita Terkait