Kasus Irjen Sambo Momentum Kapolri Sikat Oknum Polisi Menyimpang

 Kasus Irjen Sambo Momentum Kapolri Sikat Oknum Polisi Menyimpang

JAKARTA – Komisi III DPR RI mendukung langkah tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menindak oknum anggota yang melakukan dugaan menyimpang melawan hukum.

Pasalnya kasus yang menjerat mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo seperti membuka kotak pandora yang banyak merembet beberapa kasus dan menjadi sorotan masyarakat.

“Ini saatnya bersihkan institusi Polri,” kata Didik Mukrianto Anggota Komisi III DPR kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).

Politisi Demokrat ini menilai, bahwa momentum tepat tidak datang untuk kedua kali, sehingga Kapolri harus mengambil inisiatif cepat agar lembaga penegak hukum bisa kembali dipercaya publik.

“Masukan publik ini harus menjadi evaluasi,” ucapnya.

Oleh karenanya, Didik mengimbau Kapolri Listyo tidak menutup mata atas lahirnya spekulasi yang ada di masyarakat perihal kasus di luar penanganan Sambo.

“Saya berharap agar Kapolri bisa bijaksana untuk melakukan pendalaman dan menindaklanjuti serta terukur,” tandasnya.

Diketahui, saat ini lima orang tersangka kematian Brigadir J telah ditetapkan yakni Ferdy Sambo, istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan asisten rumah tangga Sambo Kuwat Maruf.

Mereka dijerat Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP. Pasal 340 mengatur pidana terkait pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati, pidana penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Selain itu, terdapat enam perwira polisi yang diperiksa lantaran diduga melakukan tindak pidana dengan atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait