Ketua DPR Hadiri Sidang Desertasi Kepala BIN Budi Gunawan

Ketua DPR Hadiri Sidang Desertasi Kepala BIN Budi Gunawan

SHARE
Bamsoet saat ikut menghadiri sidang disertasi Budi Gunawan yang langsung dipimpin oleh Rektor Trisakti Prof. DR Ali Gufron di Universitas Trisakti, Jakarta.

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memberikan apresiasi atas hasil penelitian disertasi Doktor Ilmu Hukum Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengenai peran Intelejen negara dalam penegakan hukum terhadap kejahatan dunia maya (Cybercrime) guna terwujudnya keamanan nasional.

Hasil penelitian tersebut telah membuka pintu ilmu pengetahuan lainnya tentang peran intelijen yang selama ini belum diketahui khalayak umum.

“Saya memberikan apresiasi atas keberhasilan Kepala BIN mempertahankan disertasinya. Ini pencapaian pribadi yang luar biasa bagi Budi Gunawan. Bukan karena berhasil meraih gelar akademik Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti saja, tetapi juga karena ia telah membuka satu khazanah baru dalam dunia intelijen. Hasil disertasi tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin menambah ilmu pengetahuan, khususnya di bidang intelijen yang saat ini masih sedikit referensinya,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (25/06/18).

Bamsoet sendiri ikut menghadiri sidang disertasi Budi Gunawan yang langsung dipimpin oleh Rektor Trisakti Prof. DR Ali Gufron di Universitas Trisakti, Jakarta.

Bamsoet menilai, intelijen memiliki berbagai sumber data dan informasi yang lengkap, fasilitas teknologi yang modern dan canggih, serta jaringan yang luas. Namun, berbagai sumber daya intelijen tersebut belum dimanfaatkan maksimal dalam fungsi penyelidikan penegakan hukum yang dilakukan oleh lembaga penegakan hukum, seperti Polri, PPNS, Jaksa maupun KPK.

Selain itu, produk intelijen berupa data dan informasi juga belum dapat dijadikan alat bukti di pengadilan. Begitu pula dengan personel intelijen yang belum dapat menjadi saksi ahli dalam proses penegakan hukum.

Padahal, lanjutnya, ketentuan internasional memungkinkan adanya pelibatan intelijen negara dalam penegakan hukum, seperti joint investigation, catatan kriminal, maupun support data dan bukti.

Baca juga :   Arsul Sani: Semoga Saldi Perhatikan Sistem Administrasi Perkara di MK

“Melalui disertasinya, Kepala BIN ingin memberdayakan peran intelijen, khususnya dalam penegakan hukum cybercrime yang selama ini belum maksimal. Caranya, melalui strategi dengan pendekatan sistem dan metode berteknologi tinggi, kemampuan SDM yang handal, serta pelibatan pemanfaatan produk intelijen dalam proses penegakan hukum maupun pelibatan secara langsung dalam penegakan hukum cybercrime,” urai Bamsoet.

Karena itu Politisi Partai Golkar ini berjanji akan menggunakan hasil disertasi Budi Gunawan sebagai salah satu bahan masukan bagi DPR RI jika akan melakukan revisi undang-undang yang terkait dengan penegakan hukum cybercrime maupun revisi UU No.17 tahun 2011 tentang Intelejen Negara.

“Hasil disertasi Kepala BIN sangat bagus untuk dijadikan bahan masukan berbagai kebijakan strategis. Bagi DPR dan pemerintah misalnya, kajian tersebut bisa dijadikan masukan dalam merevisi berbagai UU Intelejen. Budi Gunawan melalui disertasinya ini telah membuka satu wacana baru di bidang intelijen. Ini yang perlu kita apresiasi bersama,” pungkas Bamsoet. (MM)

Facebook Comments