KNPI Diberi Tugas Deradikalisasi Kaum Muda Indonesia

 KNPI Diberi Tugas Deradikalisasi Kaum Muda Indonesia

JAKARTA, LintasParlemen.Com-Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar “Dialog Kebangsaan Deradikalisasi Kaum Muda” di Aula Wisma Menpora RI, Jl Graha Pemuda, Senayan, Jakarta, Senin (28/02).

Pada kesempatam itu hadir Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB Maman Imanul Haq, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara, Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus, Ketua KNPI DKI Jakarta Ikhwanul Muslimien (Anul), Pengamat Teroris Mrs Sidney Jones.

Menurut Kiai Maman—begitu biasa disapa dari politisi PKB ini, Maman Imanul Haq—akhir-akhir ini makin maraknya anak muda mengikuti paham radikal. Penyebabnya, mereka sedang mencari identitas sebagai eksistensi diri pada lingkungannya.

“Saya menyambut baik apa yang dilakukan oleh KNPI ini. Dengan momentum ini, tentu KNPI ingin menghidupkan kembali bahaya radikalisme. Ya kita dukung KNPI. Karena paham ini telah menjadikan anak muda sebagai objek. Di mana anak muda kita saat ini banyak yang sedang mencari eksistensi dan lagi galau dengan keadaannya. Di situ dimanfaatkan oleh penyebar paham radikalisme itu,” jelas Maman usai acara tersebut.

Saat sambutan, Rifai menyampaikan bahwa KNPI akan mengambil peran vital menjaga NKRI untuk melakukan deradikasilasi bagi pemuda Indonesia secara optimal. Sehingga pemahaman radikasilme di kalangan kaum muda itu bisa segera ditanggulangi.

“Sejak awal demokratisasi, kelompok radikal itu terus menghantui sistem politik demokrasi kita. Apalagi mereka kaum radikali ini telah mengancam regenerasi demokrasi kita dengan melibatkan kaum muda dalam gerakan fundamentalisme politik mereka. Dan ini adalah salah satu tanggungjawab ada di tangan KNPI,” kata Rifai Darus, disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara, menjelaskan pentingnya peran pemuda yang terhimpun di KNPI untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di Indonesia.

Melalui KNPI, lanjut Syaikyan, pihaknya berharap upaya program deradikalisasi berjalan sesuai keinginan pemerintah. Ke depannya, KNPI didorong melakukan langkah-langkah konkrit untuk pencegahan agar paham itu tersebar luas di sejumlah daerah.

“Solusinya bagaimana memperkuat moral dan etika anak muda. Termasuk juga menanamkan paham ajaran Pancasila yang berketuhanan Yang Maha Esa. Masalah pengangguran dan masalah ekonomi itu menjadi pelangkap dan memicu tapi yang utama adalah pemahaman agama yang harus kuat sesuai ajaran yang benar,” ujar Syaikyan.

Syaikyan berpendapat, KNPI di masa kepengurusan Muhammad Rifai Darus (MRD) perlu didukung oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena telah menghasilkan berbagai kegiatan yang konkrit di bidang kepemudaan.

“KNPI di bawah kepemimpinan MRD telah membawa perubahan besar bagi dunia kepemudaan Indonesia kita,” pungkas Syaikhyan Asmara yang dikenal dengan kalangan aktivis muda mahasiswa ini. (SCA)

 

Digiqole ad

Berita Terkait