Komisi II DPR Bertemu Gubernur Sulut, Ini yang Dibahas

Komisi II DPR Bertemu Gubernur Sulut, Ini yang Dibahas

BERBAGI

JAKARTA – Rombongan Komisi II DPR RI yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambe. Apa saja yang dibahas?

Pada pertemuan tersebut, sejumlah persoalan yang dibahas di antaranya adalah soal kependudukan, E-KTP, ruang tata kota dan sebagainya.

“Ada beberapa persoalan yang ingin kami konfirmasi dalam kunjungan Komisi II DPR ke Sulut ini, yang kemudian kita dalami di Jakarta,” kata Junimart saat membuka rapat dengan jajaran Gubernur, KPU dan Bawaslu Sulut di ruang rapat F. J. Tumbelaka, Manado, Sulawesi Utara, Senin (11/10/2021).

Pada sesi tanya jawab, Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda memuji kinerja Gubernur Sulut olly. Rifqinizamy menyampaikan, Pemprov Sulut bisa memenuhi kuota daya Aparatur Sipil Negara (ASN) hampir 100 persen.

“Penerimaan calon ASN baik dari jalur PPPK dan PNS di Sulawesi Utara. Provinsi ini termasuk salah satu provinsi yang mendapatkan kuota terbesar di Indonesia dan daya serapnya hampir 100 persen. Dan khusus terkait PPPK kami mengaprisiasi karena hampir 6000 kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat mampu diserap. Konsekwensi nanti penggajian ASN dari APBD. Tak hanya itu, jajaran pemerintah daerah dan gubernur Sulawesi Utara sangat baik. Pelayanan publik juga lebih baik meski perlu dukungan pemerintah pusat,” kata Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.

Pada kesempatan yang sama, Olly mengucapkan terimakasih atas pujian kinerja Komisi II DPR ke jajaran pemerintahan provinsi Sulut. Olly berharap dalam tersebut bisa dilakukan dinkronisasi dalam mengelola layanan publik di Sulawesi Utara.

“Kita berharap kunjungan ini bisa sinkronisasi dalam memberikan layanan terbaik pada masyarakat,” jawab Olly saat menjawab pertanyaan anggota Komisi II DPR RI.

Saat ditanya terkait tata ruang kota di Sulut. Olly menjawab, persoalan tata kota di Sulut sudah berjalan sesuai rencana.

“Tata ruang kota kita sudah sinkron. Semua berjalan sesuai aturan yang berlaku. Yang masalah sekarang soal aturan terkait investasi, padahal banyak yang ingin berinvestasi di Sulawesi Utara ini,” jelasnya.

Rombongan Komisi II DPR RI ke Sulut yang dipimpin Junimart Girsang ini dihadiri pula Ibnu Mahmud Bilalludin (PAN) , Rifqinizami Karsayuda (PDIP), Hugua (PDIP), Aus Hidayat Nur (PKS), Jacki Uly (Nasdem). (HMS)

Facebook Comments