Kundapil Baher ke PT PJB Indramayu, Dapat Tugas Khusus dari Rakyat

 Kundapil Baher ke PT PJB Indramayu, Dapat Tugas Khusus dari Rakyat

INDRAMAYU – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Hermanto (Baher) mengaku banyak mendapatkan masukan atau tugas khusus dari masyarakat saat melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) ke PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB UBJOM) PLTU Sumuradem, Indramayu, Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut Baher lebih banyak menyerap aspirasi untuk diperperjuangkan di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Ingin agar persoalan PT Pembangkit Jawa-Bali benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Sebagai tanggungjawab sebagai warga Indramayu sekaligus sebagai wakil rakyat juga sebagai bentuk kecintaan terhadap lingkungan sekitar, yang saat ini duduk di Komisi VII DPR RI yang memindangi masalah energi dan lingkungan, saya senang berada di sini melakukan pengawasan,” kata Baher pada Lintas Parlemen usai kujungan di PT PJB Sumuradem, Indramayu, Jawa Barat,” Kamis (28/7/2022).

Sebagai informasi, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB UBJOM) PLTU Sumuradem merupakan BUMN yang didirikan oleh negara sebagai pemenuhan kebutuhan listrik untuk memberi jasa operasi serta pemeliharaan unit pembangkit listrik.

Selain itu, PT PJB adalah anak perusahaan dari PLN yang menyediakan pasokan listrik untuk pulau Jawa dan Bali. Diharapakan dengan PT PJB itu pasokan listrik untuk masyarakat bisa terpenuhi dari perusahaan tersebut.

“Sejarinya Kundapil ini lebih kepada bagaimana menyerap aspirasi baik dari masyarakat sekitar dan juga dari pihak PLTU sebagai operator energi listrik,” terang Baher.

“Kami mendapatkan banyak aspirasi masyarakat tadi terkait bagaimana soal jogging traktir, pedistrian, destinasi wisata,” sambung Baher.

Ketua DPP Ormas MKGR ini menjelaskan, diri juga dapat masukan dari kampus terdekat terkait PT PJB. Di antara, lanjut Baher, mahasiswa sebagai generasi harapan bangsa bisa terlihat sejak dini pada pengembangan industri listrik tersebut.

“Sementara usulan dari kampus, agar PLTU bisa lebih optimal bersinergi untuk bisa jadu wadah magang bagi mahasiswa yang memiliki tugas akhir studi di perguruan tinggi. Selain itu, pelatihan dasar perlu dilakukan agar kebutuhan penyerapan tenaga kerja dari putra daerah bagi lapangan tenaga kerja di PLTU bisa terpenuhi. PLTU sebagai tempat pendalaman untuk warga pendidikan agar terhindar dari persoalan sosial dan bisa menyerap pengusaha-pengusa lokal agar dilibatkan dalam pekerjaan dasar. Kemudiajbada transfer knowledge kepada warga sekitar,” papar Baher.

Baher menyampaikan, jehadiran masyarakat setempat menjadi bagian penting untuk kelangsungan kegiatan mengoperasikan pembangkit listrik tersebut.

“Dalam rangka penyerapan aspirasi semua yang berkepentingan, saya mengumpulkan para pihak untuk membangun sinergitas agar tercipta hubungan yg baik dan menumbuhkan rasa memiliki sehingga keberadaan PLTU dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” terang Baher.

Laporan: Tio

Editor: Habib Harsono

 

Digiqole ad

Berita Terkait