Manajemen RS Kartika Pulomas Jakarta Timur Belum Bayar Gaji Pegawai yang Dirumahkan tanpa Berikan Kompensasi

 Manajemen RS Kartika Pulomas Jakarta Timur Belum Bayar Gaji Pegawai yang Dirumahkan tanpa Berikan Kompensasi

JAKARTA – Manajemen RS Kartika Pulomas Jakarta Timur “merumahkan” sejumlah pekerjanya tanpa memberikan kompensasi berupa gaji yang jelas secara tertulis.

Rencananya, besok ingin menggelar demo biar pihak RS Kartika Pulomas merespon aspirasi mereka. Mengingat persoalan ini terjadi tahun 2023 lalu namun belum menemukan titik temu antara manajamen RS Kartika Pulomas dengan para pegawai.

”Belum ada jalan keluar tentang pembayaran upah/gaji gaji yang belum terbayarkan dari pihak rumah sakit, baru janji janji saja secara lisan,” kata salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya pada Lintas Parlemen, Jakarta, Sabtu (25/2/2024).

“Y mas ni rekan” sudah menungu aksi kita semua kl ada media bisa hadir minimal 40orang perwakilan dari kita yg masih aktip yg lain sudah bnyak yg kluar dan tidak mau masuk”🙏bg ada supir jg uda ada yg mecahin kaya rs tdi pagi na ni blom ada tindak lanjut dari direksi🙏karna rekan kita yg supir uda g punya apa” dan sampe mtr pun g uda g ada bg🙏bnyak yg d tarik lising dan djual”in dan d usir dari kontrakan’a akir’a pulang kampung kluar dari kerjaan tidak dapet apa” padahal uda ada DK pengakatan karyawan tetap itu bg🙏ini uda terlalu zolim bg🙏malah derektur’a waktu kapan dia nantangin suru laporin j silakan?,” sambungnya melalui aplikasi Whatsapp.

“Besok insa allah tidak ada kendala dari rekan” rencana mau demo jg bg bisa bantu media hadir bg viralin biar ini bisa cepet drespon pihak terkait🙏🙏🙏🙏🙏,” jelasnya.

Masih menurut pegawai RS Kartika Pulomas itu, muncul peraturan baru tentang merumahkan sebagian kru pekerja dan mewajibkan absensi langsung ke pihak Human Resource Development (HRD). Sementara, lanjutny, peraturan itu bukan solusi atas kekecewaan para pekerja.

“Yang mereka inginkan sebatas dibayarkan nya hak mereka atas upah selama mereka bekerja selama ini,” terangnya.

“Assalammualaikum kak izin menginformasikan terkait rapat hari ini tgl 19/2/2024. Rapat hari ini mengenai RS yang akan merumahkan karyawan nya selama 3bulan kedepan karna kondisi rs saat ini tdk memungkinkan. Dalam hal skema gaji karyawan yg dirumahkan akan tetap dibayarkan namun untuk jumlah nya brp % sedang dibahas kembali , untuk masuk penggajiannya akan sama dgn karyawan yg aktif bekerja dan yang dirumahkan terhitung mulai bulan Maret-Mei. dan untuk THR akan tetep ada🙏🏼bagi yang dirumahkan,” ia menyampaikan hasil rapat internal.

Ia menegaskan, janji yang disampaikan pihak manajemen tidak memberikan jalan keluar yang diinginkan para pekerja.

”Kebutuhan keluarga kami juga sudah amat sangat mendesak, belum lagi kami harus membayar hutang kepada pihak lain dan kami mengandalkan dari upah/gaji kami yang belum keluar juga,” paparnya.

“Sikap dan curhatan hati itu adalah harapan dari seluruh pekerja yang telah lama bekerja pada rumah sakit itu, mereka hanya menginginkan upah/gaji mereka di keluarkan secara utuh karena sudah tertahan berbulan bulan,” tegasnya.

Redaksi Lintas Parlemen berusaha menghindari pihak manajemen RS Kartika Pulomas. Namun, hingga berita ini diturunkan belum direspon. (HMS)

Berita Terkait