Masyarakat Keluhkan Kualitas Pertalite, DPR Minta Pemerintah Segera Klarifikasi

 Masyarakat Keluhkan Kualitas Pertalite, DPR Minta Pemerintah Segera Klarifikasi

JAKARTA – Media sosial sedang diramaikan dengan sejumlah akun yang merasa lebih boros menggunakan Pertalite setelah harga BBM RON 90 ini naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter.

Menyusul banyaknya kabar BBM Pertalite yang lebih cepat habis setelah harganya dinaikkan, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta pemerintah segera ambil tindakan agar masalah ini segera terang benderang.

“Pemeriksaan dan klarifikasi ini penting dilakukan pemerintah agar persoalan ini menjadi jelas bagi masyarakat,” kata Mulyanto kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Menurutnya, pemerintah dan BPH Migas harus segera memeriksa kualitas BBM yang dikeluhkan tersebut agar menjadi jelas. Pemerintah harus dapat menjelaskan secara objektif kualitas BBM Pertalite saat ini.

“Bila perlu menggandeng penilai (assesor) pihak ketiga untuk menjaga objektifitas pemeriksaan kualitas BBM tersebut,” ujarnya.

“Tugas Kementeriaan ESDM dan khususnya BPH Migas, kan mengawasi penyediaan dan distribusi migas.Tugas ini harus dijalankan dengan baik untuk melindungi masyarakat dan membuat tentram mereka,” tambahnya.

Politisi PKS ini mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait masalah ini. Dalam beberapa kali kunjungan ke daerah pemilihan di wilayah Tangerang Raya, ia menerima keluhan warga terkait BBM Pertalite yang terasa lebih cepat habis.

“Umumnya masyarakat yang mengeluh berprofesi sebagai tukang ojek online. Mereka merasa sejak harga BBM Pertalite dinaikkan, kualitasnya menurun karena lekas habis,” tuturnya.

“Padahal sebelumnya, dengan jumlah liter yang sama para pekerja di sektor informal tersebut merasa dapat menempuh perjalanan lebih banyak,” pungkasnya.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait