Mencengangkan! Pingin Nangis: Ini Alasan Anggota DPR Ini Suka Naik Bajaj ke Mana-mana

 Mencengangkan! Pingin Nangis: Ini Alasan Anggota DPR Ini Suka Naik Bajaj ke Mana-mana

JAKARTA – Ada cerita yang tersisah dari gegap gempita pendaftaran partai politik dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP di Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (10/8/2022) kemarin.

Di mana pada proses pendaftaran tersebut ada anggota DPR RI yang ketahuan hadir ke KPU dengan mengendarai bajai seorang diri. Hal itu terungkap di akun Tiktok DPRnews.com.

“Berusaha hidup sederhana saat rakyat susaha! Anggota DPR RI ini ke KPUpada Pendaftaran PAN naik Bajaj,” tulis akun Tiktok DPRnews.com itu dikutip Lintas Parlemen, Kamis (11/8/2022).

“Berangkat pendaftaran partai ke KPU anggota DPR RI dari fraksi PAN Mesakh Mirin ini suka naik bajai… merakyat,” tulis lagi aku DPRnews.com itu.

Ternyata di aku Tiktok DPRnews.com itu ada video Anggota DPR RI dari Dapil Papua Mesakh Mirin ini sedang mengendarai bajaj, transportasi khas ibukota DKI Jakarta. Dalam video itu tertulis, “Normakah anggota DPR naik bajaj ke kantor?”

“Anggota DPR dari Fraksi PAN Dapil Papua Mesakh Mirin @mesakhmirin_pc ke kantornya di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta naik bajaj… Bagaimana pendapat Anda?,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Oleh netizen, ada yang menyebut anggota DPR ke kantor naik bajaj sesuatu yang normal. Namun, ada yang menyebut tidak normal alias langkah.

“Normal,itu namanya anggota DPR merakyat yg mengerti nasib rakyat kecil plus dilakukan sehari-hari tanpa rekayasa,” jawab salah netizen tiktoker.

“Bagi sy tdk normal lah… jgnkan bajaj, naik taksi sj jarang. apalagi naik bajaj. langka ini,” timpalnya.

“Komentar cerdas… soalnya, sekarang mana ada anggota DPR mau seperti itu… jarang.”

“Jarang looo anggota DPR kaya ini.”

Saat dikonfirmasi Mesakh Mirin terkait kebiasaannya langkanya itu. Mesakh menjelaskan, dirinya sudah terbiasa menggunakan alat transportasi bajaj. Selain alasan lebih murah, dan tidak panas saat terik matahari juga lebih nyaman dan aman.

“Saya sudah lama naik bajaj seperti itu ke mana, termasuk kantor (DPR) pernah. Ke mana-mana naik bajaj. Saya memilih menggunakan bajaj lebih murah, di era seperti ini apapun serba susah dan apapun mahal. Belum lagi kebutuhan akhir-akhir ini makin naik. Saya merasa terbebani dengan menggendarai kendaraan yang lebih mahal, belum lagi BBM naik, kebutuhan pokok rakyat makin mahal, sedih melihat masyarakat hidup susah. Buat beli makan saja susah, rakyat kita sangat susah. Beli beras saja Mas (wartawan Lintas Parlemen) susahnya minta ampun, harus berjuang. Bahkan ada yang jual barang bekas untuk beli beras, ada jual plastik bekas untuk beli beras. Ini (naik bajaj) membuat saya lebih baik, dan saya memilih berhemat dan sisa uangnya saya berikan kepada¬† mereka saat ketemu, biasanya di jalan saya kasih berapapun. Tapi biasanya saya ngobrol dulu, sengaja kaki kalau lagi olahraga. Setelah ngobrol, saya tahu kalau dia itu lakukan pekerjaan apapun buat hidupi keluarganya, baru saya kasi uang biasanya. Naik bajaj, saya bisa merasakan penderitaan langsung rakyat. Semoga ini membuat saya bisa jadi wakil rakyat benar-benaran wakil rakyat. Dan kita segera bangkit dari persoalan ini,” jawab Mesakh secara panjang lebar, saat dihubungi.

Laporan: Ibrahim

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait