Meski Tak Dapat Izin, Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar Sukses

Meski Tak Dapat Izin, Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar Sukses

SHARE

MAKASSAR – Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar suksesk meski tak mendapat izin. Ribuna relawan #2019GantiPresiden  memadati Jalan Jenderal Sudirman, depan pelataran Monumen Mandala, Makassar, pukul 13.17 WITA, Ahad, (12/8/2018).

Sementara panitia diwakili pengacara dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel selaku panitia, Faisal Silenang adu debat dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Irwan Anwar mengenai izin kegiatan tersebut. Aparat melarang kegiatan itu digelar.

Dengan tetap ngotot, Faisal Silenang minta izin agar diperkenankan untuk menggelar aksi di jl Jenderal Sudirman. Namum tidak diizinkan karena panitia tidak mengantongi izin penggunaan jalan dari Dinas Perhubungan.

“Kita tidak diberi izin oleh Dinas Perhubungan dan diberi jalan untuk masuk ke pelataran monumen Mandala. Tapi untuk masuk di situ tidak diberi akses. Pintu pagar terkunci,” kata Faisal Silenang.

Dari laporan wartawan, massa tetap berkeras tidak ingin bergeser masuk ke Monumen Mandala. Mereka memaksa tetap gelar kegiatan di JL Jenderal Sudirman.

Deklarasi#2019GantiPresiden tetap digelar meski tanpa izin (foto: Gaffar)

Meski dilarang, deklarasi tetap berlangsung di JK Jenderal Sudirman dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.

Warga Sulawesi Selatan yang menghadiri deklarasi kompak dengan mengenakan kostum #2019GantiPresiden. Tidak hanya dari Makassar, tetapi warga dari berbagai daerah di Sulsel juga turut hadir seperti Pangkep, Maros, Gowa, Jeneponto, Sinjai, Bulukumba bahkan Bone dan Pare-pare.

Tampka terlihat aparat keamanan berjejeran di depan Monumen Mandala. Tak polisi, sejumlah mobil anti huru hara juga disiagakan mengawal kegiatan itu.

Seorang warga Pangkep yang hadir, yang tak ingin identitasnya disampaikan pada media mengatakan, dirinya hadir karena terpanggil melihat kondisi bangsa ini.

“Saya sengaja hadir bersama kawan-kawan dari Pangkep, ingin ada perubahan. Saat ini tenaga kerja asing makin menguasai negeri ini. Sementara anak bangsa banyak yang masih pengangguran,” ujarnya yang mengaku tinggal di Kecamatan, Minasatene di Pangkep. (Gaffar)

Facebook Comments
Baca juga :   Lembaga Survei Sebut Strong Voters DIAmi Tinggi