MPR Gelar Turnamen Catur Kelas Dunia di Bulan Maret

MPR Gelar Turnamen Catur Kelas Dunia di Bulan Maret

BERBAGI

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama sama dengan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) kembali gelar turnamen bergensi catur Indonesia Master II yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua MPR RI yang rencana digelar di bulan Maret ini di Komplek MPR RI, Senayan, Jakarta.

Turnamen kali ini untuk melanjutkan turnamen catur serupa pada Indonesia Master I yang juga diselenggarakan di MPR RI tepatnya tanggal 12-13 Juni 2021 tahun lalu.

Tak hanya itu, Bamsoet juga rencananya akan menggelar Turnamen Catur Piala Tetap yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat. Sebagai informasi, saat Bamsoet memimpin DPR RI, ia menyelenggarakan turnamen catur memperebutkan Piala Ketua DPR RI pada 23 Maret 2019 lalu, dengan raih rekor Muri Indonesia sebagai Turnamen Catur Peserta Master Terbanyak.

Itu artinya, sudah 4 kali Bamsoet gelar turnamen catur baik sendiri maupun saat memimpin DPR, termasuk memimpin MPR RI. Saat Turnamen Indonesia Master I berhasil diikuti 50 peserta. Ada 4 Grandmaster, 20 Master Internasional, 6 atlit putri Pelatnas SEA GAMES, atlit catur junior rising star, serta sejumlah atlit perwakilan provinsi se-Indonesia hasil seleksi/kualifikasi.

“Untuk Indonesia Master II, kita akan tingkatkan kepesertaannya mengundang perwakilan pecatur profesional dari sejumlah negara ASEAN. Turnamen ini nantinya kita jadikan Indonesia Master II sebagai ajang persahabatan Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya,” kata Bamsoet usai terima panitia turnamen catur Indonesia Master II di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (13/1/22) kemarin.

Pada rapat intrrnal itu, turut hadir Ketua Panitia Oni Benyamin, Sekretaris Laode Rahman, dan Bendahara Pendanaan Mansur Abdullah. Selain itu, hadir juga pada pertemuan itu Ketua Komunitas Pecinta Catur Indonesia yakni Hatta Taliwang.

Bamsoet mengungkapkan, olahraga catur Indonesia makin membanggakan. Di mana Women Grandmaster Irene Kharisma Sukandar (terlibat pada turnamen catur Indonesia Master I) berhasil mencatatkan sejarah menjadi pecatur wanita pertama memenangkan turnamen UAE 50th National Day Rapid Chess 2021, digelar di Dubai Chess Club, Uni Emirat Arab (1-2/12/2021) lalu.

“Diturnamen VIII Sunway Sitges International Chess Festival di Barcelona, Spanyol, (23/12/2021) lalu, International Master Gilbert Elroy Tarigan raih Norma Grandmaster pertama. Dan Women International Master Ummi Fisabilillah raih norma Women Grand Master (WGM) yang kedua. Juga pecatur Pelatnas termuda Laysa Latifah yang masih 15 tahun usianya raih norma Women International Master (WIM) pertama juga,” papar Ketua DPR RI ke-20 ini.

Bamsoet yang Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menargetkan peserta terdiri dari 18 Grandmaster/International Master Perwakilan 9 Negara ASEAN, 6 orang peserta Internasional Master Indonesia usai melalui babak kualifikasi lichess online, 6 orang peserta Master Nasional Indonesia usai melewati babak kualifikasi lichess online, 6 orang peserta Non Master Indonesia usai melewati babak kualifikasi lichess online, 6 orang peserta Pecatur Wanita Indonesia usai meleeati babak kualifikasi lichess online. Dan 6 orang peserta Pecatur Junior Indonesia launnya usai melewati babak kualifikasi lichess online juga.

“Itu artinya, ajang ini bisa sebagai tempat berlatih dab mengasah kemampuan atlet catur nasional untuk bisa lebih menghasilkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia di masa akan datang,” terangnya. (Dwi)

Facebook Comments Box