Nias Darurat Listrik, Gubernur Sumut Gaet Polda Dan Dandim

 Nias Darurat Listrik, Gubernur Sumut Gaet Polda Dan Dandim

JAKARTA, LintasParlemen.com–Nias – Satu minggu terakhir pasokan listrik di Kepulauan Nias tidak stabil. Akibatnya beberapa wilayah tidak mendapat aliran listrik sejak satu minggu yang lalu. Mengenai hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menanggapi, saat ini pihaknya masih menunggu renegoisasi antara PT. PLN Sumatera Utara dengan PT. American Power Rental (APR) selaku mitra pengelola pembangkit listrik di Kepulauan Nias.

Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polisi Daerah Sumatera Utara untuk mengamankan wilayah di sekitar pembangkit listrik yang ditinggal pergi oleh PT APR.

“Yang saya lakukan sudah berkoordinasi dengan Polda dan Dandim di Nias untuk mengamankan pembangkit listrik di sana,” ujar Erry di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (5/4/2016).

Pihak PT. PLN Sumatera Utara melalui Humasnya Mustafrizal mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan sekitar 17 unit bantuan genset ke Kepulauan Nias dan beberapa genset tambahan dalam perjalanan pengiriman untuk membantu operasional di Kepulauan Nias. Namun, asupan listrik dari sejumlah bantuan genset tersebut hanya menghasilkan sekitar 5 Megawatt dari total kebutuhan sekitar 25 Megawatt.

“Ada sekitar 17 unit yang sudah beroperasi, dan ada lagi yang masih dalam perjalanan. Dari bantuan itu, menghasilkan sekitar 5 Megawatt, masih jauh dari total kebutuhan listrik di Kepulauan Nias sekitar 25 Megawatt,” ujarnya.

Mustafrizal menambahkan, “Kemarin memang sudah ada pembicaraan terkait kontrak dengan PT. APR selaku pengelolah disana, tapi kami masih mengupayakan agar ada kesepakatan jadi bisa membantu asupan listrik di Nias.”

Krisis listrik yang terjadi di Kepulauan Nias disebabkan kesepatakan yang belum tercapai antara PT. PLN Sumatera Utara dengan mitra pengelola pembangkit listrik PT. APR. Walau sudah beberapa kali membuat pertemuan, namun hingga kini PT. APR belum beroperasi dan bahkan menghentikan asupan listrik di Kepulauan Nias.

(Indra)

 

 

Digiqole ad

Berita Terkait