Novita Wijayanti Minta Pengamanan Penyeberangan Merak–Bakauheni Diperketat Jelang Mudik
Novita Wijayanti
CILEGON — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti meminta pengelola penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meningkatkan pengamanan di kapal penyeberangan rute Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni menjelang arus mudik Lebaran. Penguatan pengawasan dinilai penting untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kasus pencurian yang pernah terjadi saat masa mudik sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Novita saat mengikuti kegiatan kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Kamis (12/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut menghadapi lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran.
Menurut Novita, peningkatan pengamanan perlu dilakukan terutama saat kapal dipenuhi penumpang. Kepadatan tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal.
“Saya minta pihak ASDP bekerja sama dengan kepolisian untuk memperketat pengamanan agar kasus pencurian yang sempat terjadi saat kepadatan penumpang pada mudik tahun lalu tidak terulang lagi,” ujar politisi dari Partai Gerindra itu.
Ia menilai rasa aman dan nyaman menjadi hal penting bagi masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan Merak–Bakauheni, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu titik utama mobilitas pemudik antara Pulau Jawa dan Sumatra.
Selain aspek keamanan di kapal, Novita juga menyoroti potensi kemacetan di jalur menuju pelabuhan. Ia menyebut adanya penyempitan jalan di beberapa titik yang berpotensi memicu antrean kendaraan saat volume kendaraan meningkat.
Karena itu, ia meminta pihak terkait melakukan langkah antisipasi agar arus kendaraan yang akan masuk ke area pelabuhan dapat tetap lancar.
“Antrean kendaraan menuju pelabuhan harus diantisipasi dengan baik, terutama pada titik-titik yang mengalami penyempitan jalan,” katanya.
Novita juga mengingatkan pentingnya ketersediaan lampu penerangan jalan di sekitar kawasan pelabuhan. Hal ini dinilai penting karena banyak pemudik melakukan perjalanan pada malam hari.
Menurutnya, kondisi penerangan yang memadai tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pemudik, tetapi juga meningkatkan keselamatan perjalanan.
“Lampu penerangan jalan di area pelabuhan Merak dan sekitarnya harus benar-benar diperhatikan, karena banyak pemudik yang melakukan perjalanan pada malam hari,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan perlunya kesiapan layanan kesehatan selama periode mudik. Ia mendorong adanya jalur khusus bagi ambulans agar penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi kondisi darurat di area pelabuhan maupun di atas kapal.
“Kesiapan tim kesehatan juga penting, termasuk menyediakan jalur khusus ambulans agar tidak terhambat kemacetan jika ada kondisi darurat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Novita juga menyoroti aspek keselamatan penumpang selama perjalanan laut. Ia meminta operator kapal memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti pelampung sesuai dengan jumlah penumpang yang berada di kapal.
Selain itu, ia mengingatkan agar jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal yang telah ditetapkan dalam aturan keselamatan pelayaran.
“Peralatan keselamatan seperti pelampung harus tersedia sesuai jumlah penumpang. Kapasitas kapal juga harus dipatuhi agar keselamatan penumpang tetap terjaga,” pungkasnya.