Paris Agreement, Menko Airlangga: Indonesia Akan Tingkatkan Transparansi

 Paris Agreement, Menko Airlangga: Indonesia Akan Tingkatkan Transparansi

JAKARTA – Presidensi G20 Indonesia, Anti-Corruption Working Group (ACWG) akan berfokus untuk membahas peningkatan transparansi dan akuntabilitas baik untuk sektor publik maupun sektor swasta.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan bahwa sejalan dengan Paris Agreement, Indonesia juga akan meningkatkan transparansi.

“Berbagai upaya dalam menangani dampak perubahan iklim sebagai bentuk komitmen untuk mengadvokasi ekonomi hijau dan mencapai Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030,” kata Airlangga kepada wartawan, Minggu (21/8/2022).

Oleh karenanya, Ketua Umum Partai Golkar ini mengapresiasi upaya B20 mengangkat isu compliance yang sangat diperlukan terutama untuk menjaga bussiness sustainability.

“Sekaligus di situasi seperti ini target climate change juga harus didorong karena salah satu agenda yang ditargetkan Indonesia,” ujarnya.

“Salah satunya yakni energy transition yang adil dan affordable, sedangkan dalam digitalisasi adalah transfer data yang bisa dipercaya,” tambahnya.

Diketahui, melalui Digital Economy Working Group (DEWG) G20 Indonesia, Pemerintah mendorong negara-negara anggota G20 untuk mengadopsi prinsip-prinsip bersama Arus Data Lintas Negara dan Arus Bebas Data secara Terpercaya yang terdiri dari lawfulness, fairness, transparency, dan reciprocity.

Aliran Bebas Data Secara Terpercaya tersebut juga menjadi salah satu wujud dari transformasi struktural untuk menciptakan tatanan global yang seimbang, inklusif, dan mulitilateral.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait