Partai Garuda: Jangankan 2 Periode, Jokowi Bisa 4 Periode tapi…

 Partai Garuda: Jangankan 2 Periode, Jokowi Bisa 4 Periode tapi…

JAKARTA – Wacana Presiden Jokowi menjadi tiga periode menjadi isu yang menjadi naik turun beberapa bulan terakhir ini. Bagi Partai Garuda yang baru saja mendaftar di KPU RI ini berpendapat Jokowi tak hanya bisa menjadi tiga periode bahkan hingga 4 peridoe.

Jubir Partai Garuda Teddy Gusnaidi menjelaskan, asalkan Jokowi di periode ke-3 dan ke-4 menjadi wakil presiden (Wapres), bukan lagi menjadi presiden. Pasalnya, aturan yang ada tidak memungkinkan presiden menjadi tiga periode.

“Bagi kita, keinginan Jokowi menjadi 3 periode ini sebenarnya sangat bisa sekali terwujud bahkan punya legalitas, tanpa perlu kita melakukan amandemen UUD 1945 hingga merevisi UU Pemilu yang berlaku seakrang. Ya cukup Pak Jokowi maju di Pemilu 2024 tapi melalu cawapres, bukan capres. Secara otomatis keinginan Jokowi 3 periode sangat bisa erwujud,” ujar Teddy¬† wartawan, Rabu (3/8/2022).

Untuk itu, Teddy menjelaskan terkait isu wacana pasangan Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024 mendatang tak melanggar undang-undang pemilu dan UUD 1945 sama sekali.

Alasan Partai Garuda Jokowi bisa empat periode, mengingat UUD 1945 hanya sebatas menyebutkan jabatan yang sedang diemban, tapi bukan orang; Presiden dan Wakil Presiden. Di mana Presiden dan Wakil Presiden bisa dipilih kembali dalam jabatan yang dibolehkan oleh undang-undang.

“Bedanya, jika sebelumnya menjabat pemegang kekuasaan pemerintahan, jika lanjut maka beliau tugasnya membantu pemegang kekuasaan pemerintahan. Jokowi malah bisa lanjut menjadi 4 periode, dua periode menjadi Presiden serta dua periode menjadi wakil presiden.,” tearng Teddy.

Saat ditanya, apa kira-kira Jokowi berkeinginan ingin ‘turun kasta’ menjadi wakil presiden di tahun 2024-2029? Ia menjawab diplomatik, dengan menyebut Jokowi 3 periode sebagai Presiden sebagai wacana inkonstitusional.

“Belum tentu Pak Jokowi mau, tapi yang jelas ini bagian dari pendidikan politik, bahwa wacana 3 periode Jokowi yang selama ini diwacanakan, itu sebenarnya bisa terlaksana secara konstitusional,” ujarnya.

Sebagai informasi, hari ini Rabu (3/8/2022) Partai Garuda resmi mendaftarkan diri menjadi peserta Pemilu 2024 di kantor KPU RI. Di hadapan wartaan, partai yang dipimpin oleh Ahmad Ridha Sabana ini punya target tinggi menguasai sejumlah daerah untuk mencapai 4 persen agar lolos parliamentary threshold (PT) di DPR RI, Senayan, Jakarta.

Laporan: Aidil Muhammad

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait