Penegak Hukum Terlibat Kasus, Pancasila Jangan Hanya Nyaring di Mulut

 Penegak Hukum Terlibat Kasus, Pancasila Jangan Hanya Nyaring di Mulut

Istri Gubernur Jawa Barat Netty Heryawan, Netty Heryawan

JAKARTA – Anggota DPR sekaligus MPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menilai terjadinya beberapa kasus hukum yang menyedot perhatian belakangan ini karena kurangnya pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Kasus hukum yang menyedot perhatian publik seharusnya tidak terjadi jika Pancasila terinternalisasi dengan baik. Pancasila jangan hanya nyaring di mulut, tapi kosong di hati,” kata Netty kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Menurut Netty, banyak kasus hukum menyeret sejumlah penegak hukum yang seharusnya jadi pengayom masyarakat. Tentu saja hal tersebut justru bertolak belakang dengan sumpah dan janjinya.

“Kita meminta masyarakat taat hukum, sementara penegak hukumnya melanggar hukum. Bahkan kadang pelanggaran itu ditutupi dengan menggunakan sumber daya negara,” jelasnya.

Menurut Netty, upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat membutuhkan kerja ekstra, serius, dan sungguh-sungguh. Maka itu diperlukan kerja kolektif agar nilai Pancasila bisa tertanam sejak dini.

“Pancasila itu diambil dari folosofi bangsa Indonesia yang bersendikan agama dan nilai-nilai budaya. Jadi, berPancasila artinya berpegang pada nilai-nilai agama dan budaya yang lurus,” ungkapnya.

“Jangan sampai kita kesana kemari menggaungkan Pancasila tapi kemudian melakukan pelanggaran hukum. Ramai berseru NKRI Harga Mati, NKRI Harga Mati, tapi di saat yang sama dengan serakah mengeruk habis sumberdaya alam Indonesia,” tambahnya.

Oleh karena itu, menurut Netty nilai agama dan budaya harus benar-benar dijadikan etika berbangsa dan bernegara agar wujud ketahanan nasional dalam arti sebenarnya. Termasuk bagaimana semangat gotong royong bisa tumbuh dan mengakar.

“Agama dan budaya mengajarkan kita untuk menjalani hidup yang lebih manusiawi. Nilai-nilai ini harus menjadi etika berbangsa dan bernegara. Dan harus diwujudkan dalam setiap tindakan saat mengambil peran di masyarakat,” tandasnya.

Laporan: Gia

Editor: Adip

Digiqole ad

Berita Terkait