Perhimpunan Indonesia Tionghoa Salurkan Bantuan Korban Bencana Tsunami Sulteng

Perhimpunan Indonesia Tionghoa Salurkan Bantuan Korban Bencana Tsunami Sulteng

SHARE
Perhimpunan Indonesia Tionghoa Atau Perhimpunan INTI

JAKARTA – Bencana Gempa Bumi berkekuatan 7,4 pada skala Richter yang terjadi di Sulawesi Tengah, pada tanggal 28 September 2018, pukul 18.02 WITA, yang diikuti dengan gelombang Tsunami di pantai barat pulau Sulawesi, menimbulkan kerusakan yang luar biasa, bahkan ribuan nyawa menjadi korban. Pusat gempa berada di 26 km utara Donggala dan 80 km barat laut kota Palu dengan kedalaman 10 km.

Guncangan gempa bumi dirasakan di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Mamuju, bahkan hingga Kota Samarinda, Kota Balikpapan, dan Kota Makassar. Gempa memicu tsunami hingga ketinggian 5 meter di Kota Palu.

Gempa juga memicu fenomena alam liquefaction, yakni tanah bergerak di wilayah Petobo, dan Balaroa, di Kota Palu. Peristiwa liquefaction ini banyak diketahui masyarakat setelah rekaman videonya tersebar melalui media sosial.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu, 28 Oktober 2018 09:22 WIB, korban Gempa dan Tsunami, serta Likuifaksi di Sulawesi Tengah mencapai 2.113 orang meninggal dunia yang tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya, di Palu korban tewas 1.703 orang, Donggal 171 orang, Sigi 223 orang, Parigi Moutong 15 orang, dan Pasangkayu 1 orang.

Sedangkan korban luka-luka akibat gempa dan tsunami Palu mencapai 4.612 orang. Selain itu masih ada sebanyak 1.309 orang hilang sampai saat ini. 223.751 orang juga masih mengungsi di 122 titik lokasi pengungsian. BNPB juga mencatat ada lebih dari 5.000 orang yang dinyatakan hilang atau tertimbun tanah di Petobo dan Balaroa.

Sebagai wujud kepedulian dan rasa empati kepada sesama anak bangsa, Perhimpunan Indonesia Tionghoa atau disingkat Perhimpunan INTI tergerak untuk membantu meringankan beban para korban bencana di Sulawesi Tengah.

Baca juga :   'Perlunya Partisipasi Wanita dalam Demokrasi dan Politik'

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan bersifat kebangsaan, bebas, mandiri, nirlaba, dan non-partisan, Perhimpunan INTI bekerjasama dengan TNI-POLRI berencana akan melakukan kegiatan Peduli Kemanusiaan Kasih Profesional dengan mengunjungi langsung ke Kota Palu dan memberikan bantuan berupa, 1000 paket bantuan untuk 1000 KK, yang terdiri atas 10kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak, 2 sarden, susu dan perlengkapan mandi, Perhimpunan INTI juga memberikan pengobatan massal untuk 500 orang di tempat pengungsian.

Adapun tempat atau lokasi yang akan dikunjungi INTI masih menunggu konfirmasi dari Dinas Pemerintah Provinsi maupun Kota Palu terkait.

Rencana kegiatan akan dilakukan tanggal 3 sampai 5 November 2018 di pimpin oleh Drs Efendi Hansen Ng sebagai Koordinator Team.

Perhimpunan INTI berharap, bantuan yang akan diberikan ini dapat sedikit meringankan beban para korban gempa di Sulawesi Tengah.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meringankan beban saudara-saudara kita,” kata Efendi seperti keterangannya, Jakarta, Sabtu (3/11/2018). (A3)

Facebook Comments