‘Pernyataan Mahfud MD di ‘ILC’ Bentuk Ekspresi Kekecewaan yang Sangat Manusiawi’

‘Pernyataan Mahfud MD di ‘ILC’ Bentuk Ekspresi Kekecewaan yang Sangat Manusiawi’

SHARE
Hasto Kristiyanto (foto facebook)

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berpendapat pernyataan Mahfud MD yang mengungkapkan kegagalannya menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Joko Widodo merupakan ekspresi kecewa. Itu manusiawi yang bisa diterima sebagai hal yang biasa dan tak perlu dijadikan polemik.

“Ekspresi yang manusiawi dari Pak Mahfud kita rasakan bersama,” kata seperti keterangan tertulisnya disampaikan pada wartawan, Kamis (16/8/2018).

Alasan itu, Hasto enggan memperpanjang polemik pernyataan mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD pada tayangan “Indonesia Lawyers Club” (ILC) di TVOne, Selasa (14/8) malam. Hasto juga mengatakan, proses tersebut sudah berlalu karena Jokowi telah mengumumkan KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres yang akan mendampinginya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Bagi Hasto apa yang disampaikan Mahfud bisa diterima oleh akal sehat. Hal yang biasa dan tak perlu dibesar-besarkan, berbeda dengan kasus mahar yang bisa mencederai proses politik di Indonesia.

“Pernyataan Mahfud MD sangat manusiawi. Dinamika Mahfud MD Jauh Lebih Beradab Daripada Politik Mahar,” terang Hasto.

Berikut pernyataan lengkap Hasto pada media:

1). PDI Perjuangan menyayangkan kepentingan pihak tertentu yang menjadikan penetapan Cawapres Jokowi dengan melakukan dramatisasi atas pernyataan Pak Mahfud MD. “Seluruh dinamika penetapan Cawapres Pak Jokowi masih wajar, dan jauh lebih beradab dibandingkan dengan penetapan Cawapres Prabowo yang diwarnai transaksi jual beli dukungan atau mahar politik sebesar Rp 1 Trilyun”, ujar Hasto Kristiyanto

2). Bagi Koalisi Indonesia Kerja, Capres dan cawapres adalah calon pemimpin untuk rakyat; pemimpin bangsa dan negara yang prosesnya tidak boleh dikotori oleh praktek politik uang. “Awal kehancuran suatu bangsa apabila memilih pemimpin tertingginya dilakukan dengan mengabaikan moral, etika, dan keadaban publik. Kami semua sungguh heran, betapa murahnya rekomendasi untuk menjadi cawapres. Ini gambaran rusaknya peradaban politik bangsa. Mereka yang telah memperjual belikan pencalonan hanya demi uang tidak bisa dibenarkan dengan cara apapun”

3). Hasto sangat bersyukur bahwa penetapan KH Ma’ruf Amin dilakukan melalui dialog para pemimpin. “Bahwa didalamnya ada dinamika dan dialektika kepentingan antar Partai yang berbeda itu hal yang wajar. Namun pada akhirnya Pak Jokowi mengambil keputusan atas dasar pilihan nurani, kemerdekaan politik dan mencari sosok pemersatu; sosok pengayom, sosok yang selama 1 tahun terakhir sangat aktif berdialektika dengan Pancasila sehingga Kyai Ma’ruf hadir sebagai sosok pemimpin yang mumpuni lahir dan batin”

4). Pak Mahfud MD sendiri sangat legowo. Beliau tadi telah bertemu dalam rapat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bersama dengan Ibu Megawati, Pak Try Sutrisno, Buya Syafei Ma’arif dll, dan semua menampakkan keakraban diantara pemimpin.

5). PDI Perjuangan percaya terhadap suara hati para pemimpin untuk menjaga martabat, etika dan keadaban bangsa. “Jangan jadikan pilpres sebagai pertarungan kekuatan uang. Kami bangga dengan Pak Jokowi yang telah memilih KH Mar’uf atas dasar pilihan nurani. Kita mencari pemimpin, bukan pedagang politik”

Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan

Facebook Comments
Baca juga :   Korban Malpraktik Meninggal, DPR Minta RS Mitra Keluarga Ditutup Sementara