Petisi SNMPTN: Selamatkan Angkatan 2016

Petisi SNMPTN: Selamatkan Angkatan 2016

BERBAGI

Jakarta, LintasParlemen.com-Pemberlakuan sistem kuota setiap sekolah dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2016 akhirnya menuai protes.

Protes tersebut diwujudkan dalam sebuah petisi yang ramai jadi perbincangan, terutama di media sosial, sejak Minggu (6/3).

Petisi tersebut berjudul “Selamatkan Angkatan 2016 dari Kesalahan Sistem SNM PTN.” Petisi itu ditujukan mulai dari Presiden Joko Widodo, Mendikbud Anies Baswedan, Menristekdikti Muhammad Nasir, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, Ketua Umum SNM PTN 2016 Rochmat Wahab, sampai seluruh jajaran panitia.

Tidak ada nama terang pembuat petisi itu. Hanya muncul nama Angkatan 2016. Inti dari petisinya adalah, memprotes sistem pengkuotaan pendaftaran SNM PTN.

Dengan sistem pengkuotaan itu, disebutkan siswa yang layak dan pantas justru tidak bisa mendaftar SNM PTN. Sebaliknya ada siswa yang nilainya di bawah bisa mendaftar SNM PTN.

Ketua Umum SNM PTN Rochmat Wahab langsung merespons beredarnya petisi yang sudah mendapat 1.851 dukungan itu.

’Silakan protes, silakan membuat petisi. Kami layani dengan tanggung jawab,’’ katanya.

Dia menuturkan petisi itu dibuat oleh anak atau siswa yang merasa pandai, tetapi tidak masuk kuota boleh mendaftar SNM PTN. (JWP)

Facebook Comments