PKS Desak Pemerintah Bentuk Pencari Fakta Penyebab Tewasnya 125 Suporter Arema FC

 PKS Desak Pemerintah Bentuk Pencari Fakta Penyebab Tewasnya 125 Suporter Arema FC

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Habib Ahoe Bakar Alhabsyi meminta pemerintah membentuk tim untuk melakukan investitasi terkait penyebab meninggalnya 125 pendukung Arema FC usai bertanding melawan Persebaya FC di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) kemarin.

Dari total korban secara keseluruhan dari yang luka-luka dan meninggal dunia yakni 448 orang dengan rincian 323 orang luka-luka, 125 meninggal dunia. Untuk itu, Habib Aboe mendesak agar penyebab tewasnya ratusan suporter tersebut harus diungkap untuk mencegah terulang kembali.

“Atas insiden ini perlu ada investigasi yang mendalam, apakah sebenarnya penyebabnya. Apakah memang gas air mata yang ditembakkan ke lapangan sebagai pemicu utama, ataukah ada penyebab lain,” kata Habib Aboe pada Lintas Parlemen, Jakarta (3/9/2022).

“Kami turut berduka yang mendalam atas meninggalnya 153 penonton sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang. Ini adalah duka yang mendalam untuk keluarga besar PKS, karena banyaknya jumlah korban dari kerusuhan yang terjadi. Kami juga berduka atas meninggalnnya dua aparat keamanan yang bertugas saat itu. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” sambung Habib Aboe.

Terkait simpang siur penyebab meninggalnya para suporter tersebut, Ketua MKD DPR RI meminta mengevaluasi terkait kapasitas stadion yang digunakan tim Arema Malang FC. Termasuk juga, perlu mengevaluasi jam pertanding berlangsung yang digelar di malam hari.

“Perlu juga pendalaman apakah ada masalah dengan kapasitas stadion, atau barangkali ada masalah dengan waktu penyelenggaraan. Dimana sebelumnya dijadwalkan pertandingan pada siang hari, namun di ganti malam hari.,” ujar Habib Aboe.

Sekjen PKS ini juga berharap aparat kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur serius menyelidiki penyebab utama para pendukung Arema Malang meninggal dunia. Ia sangat berharap, ke depannya, aparat kepolisian melakukan pengamanan pertandingan sepak bola lebih profesional lagi.

“Investigasi mendalam dan menyeluruh perlu dilakukan atas semua faktor pendukung penyelenggaraan sepakbola. Untuk itu tim Polda Jatim perlu serius melakukan investigasi tersebut,” pungkas Habib Aboe.

Laporan: Ghilmi

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait