PKS Dukung Penuh Kapolri Bubarkan Satgasus Polri Pimpinan Ferdy Sambo

 PKS Dukung Penuh Kapolri Bubarkan Satgasus Polri Pimpinan Ferdy Sambo

SWISS – Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mendukung penuh atas pembubaran Satuan Tugas Khusus atau Satgasus Merah Putih yang sebelumnya dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo (FS) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Habib Aboe, pembubaran Satgasus saat ini sangat tepat sesuai pertimbangan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Mengingat, pembubaran Satgasus tersebut sesuai arahan Kapolri demi efektivitas kinerja organisasi yang lebih diutamakan seperti memberdayakan satker-satker untuk menangani beragam kasus sesuai tupoksi masing-masing sehingga Satgasus tak diperlukan lagi.

Habib Habib menilai, pembubaran tersebut baik untuk mendukung kerja-kerja Timsus Polri selanjutnya yang telah menetapkan FS menjadi tersangka kasus meninggalnya Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Pembubaran Satgasus oleh Kapolri adalah langkah tepat untuk saat ini. Setidaknya, agar FS bisa fokus dalam menghadapi perkara yang dihadapi,”

Pasca dibubarkan Satgasus, secara otomatis tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan. Itu artinya, Surat Perintah (Sprin) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan nomor: Sprin/1583/VII/HUK.6.6./2022 yang diteken 1 Juli 2022 itu tidak berlaku lagi.

“Karena sesuai dengan Surat Perintah (Sprin) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan nomor: Sprin/1583/VII/HUK.6.6./2022 yang diteken 1 Juli 2022, satgasus ini dipimpin oleh FS,” terang Habib Aboe.

Sekjen DPP PKS ini menyampaikan, dengan dibubarkan Satgasus membuat seluruh pihak yang terlibat pada proses penyelidikan dan penyidikan bisa bekerja lebih bebas secara profesional.

“Langkah Kapolri akan membuat Timsus akan semakin leluasa menjalankan tugas dalam penyelidikan maupun penyidikan kematian Brigadir J,” sambung Habib Aboe.

Tak hanya itu, Ketua MKD DPR RI ini memuji Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah berani membubarkan Satgasus tersebut. Apalagi, sambungnya, publik sedang menanti apa yang sedang terjadi terkait kasus ‘polisi tembak polisi’ tersebut.

“Di sisi lain langkah ini menunjukkan keseriusan Kapolri untuk mengungkap perkara ini secara clear. Selain itu menunjukkan kepada publik bahwa Polri benar benar ingin melakukan langkah pro justicia untuk semua kalangan,” ujar Habib Aboe.

Sebagai informasi, Satgassus Polri punya wewenang khusus dalam melakukan penyelidikan terkait sejumlah perkara seperti yang diatur pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Narkotika, Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kemarin, Polri telah bergerak cepat melakukan pemeriksaan perdana pada FS sebagai tersangka atas wafatnya dengan kasus pembunuhan Brigadir J bernama lengkap Nofriansyah Yosua Hutabarat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/8/2022).

Laporan: RozakĀ 

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait