Puji Usai Lantik Ormas MKGR NTT, Adies Kadir: Semua yang Dilantik Tadi Sangat Berbobot

 Puji Usai Lantik Ormas MKGR NTT, Adies Kadir: Semua yang Dilantik Tadi Sangat Berbobot

JAKARTA – Kembali Ketua Umum DPP Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) DR Ir H Adies Kadir, SH, MHum melantik DPD MKGR di daerah. Kali ini giliran MKGR Provinsi Nusa Tenggara Timur (MKGR) untuk periode 2022-2027 di Hotel Aston Hotel Kupang, NTT, Jumat (9/9/2022) malam lalu.

Dalam sambutannya, Adies menyampaikan konsolidasi organisasi di tumbuh Ormas MKGR harus dilakukan hingga tingkat kecamatan. Adies menargetkan, konsolidasi telah tuntas dilakukan akhir tahun atau di bulan Desember 2022 mendatang.

“Dengan konsilidasi yang kita (Ormas MKGR) lakukan ini untuk menyiapkan 900 ribu saksi nanti di Pemilu 2024 mendatang dengan satu TPS, satu orang,” kata Adies di hadapan kader dan simpatisan Ormas MKGR.

“Kita di Ormas MKGR sangat serius membangun kebersamaan untuk menjalankan program Partai Golkar seutuhnya. Selama ini kita di Ormas MKGR membesarkan Partai Golkar dengan kegiatan sosial dan keagamaan,” sambung Adies.

Pada kesempatan itu, Adies yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini memuji kepengurusan Ormas MKGR di bawah kepemimpinan Ketua DPD Ormas MKGR NTT yang baru saja dilantik, Hugo Rehi Kalembu. Menurut Adies, struktur organisasi Ormas MKGR NTT diisi oleh sumber daya manusia (SDM) yang handal.

“Saya sampaikan rasa yang sangat bangga kepada Pak Hugo bersama pengurus Ormas MKGR NTT yang baru saja dilantik tadi. Menurut saya, semua yang dilantik tadi sangat berbobot, orang-orangnya di kepengurusan kali ini sangat luar biasa. Saya yakin, dengan SDM di Ormas MKGR ini selalu menjadi andalan untuk mendukung  roda konsolidasi di internal Partai Golkar di NTT,” jelas Adies.

Sekretaris Fraksi DPP Partai Golkar ini juga mengungkapkan, di DPP Ormas MKGR memiliki kiprah yang bisa dibanggakan. Ia mencontohkan, kader Ormas MKGR di DPR RI dari 85 orang kader Partai Golkar ada 40 persen kader ada di bawah kepengurusan Ormas MKGR.

“Selain itu, kader MKGR banyak punya jabatan bagus-bagus di pemerintah. Itu artinya, dengan kondisi itu kita dapat menggerakkan konsiolidasi di internal Partai Golkar berjalan dengan baik,” terang Adies.

“Saya memperoleh pesan khusus dari Dewan Pembina (Ormas MKGR) Bapak Airlangga Hartarto, kita perlu segera selesaikan proses konsolidasi organisasi kita ini hingga di Desember 2022 ini di tingkat kecamatan dari 34 provinsi. Untuk itu, kita perlu benar-benar bekerja serius menyiapkan konsolidasi di internal hingga di kecamatan sehingga dapat mencover satu orang untuk saksi di tingkat TPS,” papar Adies.

Sementara itu Hugo Rehi Kalembu yang baru saja dilantik pada sambutannya berpesan pada kader MKGR NTT untuk memenangkan pemilu 2024 mendatang. Ia juga menjelaskan, dalam melakukan proses konsilidasi di internal MKGR perlu gotong royong.

“Kita ini salah satu kekuatan besar Partai Golkar, dan kita perlu menghimpun kekuatan politik di internal Ormas MKGR menuju kemenangan Pemilu 2024 mendatang,” terang Hugo.

Pertama, Hugo berjanji pasca pelantikan, pihaknya segera melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan seluruh jajaran organisasi dari provinsi, kabupaten/kota hingga di tingkat kecamatan untuk menghadapi perhelatan politik di tahun 2024 mendatang.

“Agenda kedua, kami berupaya menggerakkan ekonomi kreatif di internal yang sudah dirintis sejumlah kabupaten untuk mendukung menggerakkan ekonomi rakyat. Kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan dengan berlahan dan tanpa gotongroyong dari finansial para kader,” terang Hugo.

Hugo yang terdaftar Anggota DPRD Provinsi NTT 9 periode ini menyebut agenda ketiga pasca pelantikan. Ia ingin konsep gotong royong dijalankan di roda organisasi karena jiwa saling membantu telah hilang sejak era teknologi digital globalisasi ini.

“Poin keempat, kami akan mengembangkan jejaring Ormas MKGR di NTT agar saling memberikan dukungan, edukasi, dan penguatan antar kader yang tersebar hingga di pelosok NTT,” terang Hugo.

“Semua ini dibutuhkan jejaring yang kuat dari kader. Untuk itu, kami perlu dukungan para anggota DPRD Provinsi, angota DPRD Kabupaten termasuk anggota DPR RI memberikan dukungan dan edukasi,” pungkasnya.

Laporan: Andi Fajar

Editor: Habib Harsono

 

 

Digiqole ad

Berita Terkait