Rapat DPR dengan Kementerian ESDM Memanas, Rapat Ditunda Lagi

Rapat DPR dengan Kementerian ESDM Memanas, Rapat Ditunda Lagi

SHARE
Ridwan Hisjam (foto: erman)

JAKARTA – Rapat kerja (raker) antara Komisi VII DPR RI dengan Kementrian ESDM yang mengalami deadlock dan sempat memanas. Kejadian itu menjadi perbincangan panas, khususnya dalam tubuh Partai Golkar.

Pasalnya, salah satu kader Golkar yang juga partai pengusung Jokowi, Maman Abdurrahman menyerang kebijakan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Banyak kebijakan Ignasius Jonan yang dikritisi Maman.

Menyikapi kejadian tersebut, Ridwan Hisjam selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ikut angkat suara. Ridwan mengaku adanya deadlock karena belum ada titik temu antara Komisi VII dengan pihak pemerintah.

“Pada prinsipnya pimpinan memang memberikan keleluasaan kepada anggota Komisi VII DPR RI dalam rangka menyampaikan pokok atau gagasan pikirannya yang berkaitan dengan rapat kerja sesuai tupoksinya,” jelas Ridwan pria yang akrab disapa Mas Tatok tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (11/9/2018) kemarin.

Dia juga menjelaskan Partai Golkar akan terus mendukung kadernya selama tetap mengedepankan dinamika yang bersifat “KKO” Kritis, Konstruktif dan Objektif.

“Dengan demikian pimpinan Komisi VII menilai selama kritikan dalam rangka memperbaiki masalah yang berpihak kepada rakyat tentu kami dukung. Ini jangan sampai pemerintah mengambil kebijakan yang berlawanan dengan kepentingan rakyat,” imbuh Ridwan.

“Jangan sampai hal semacam ini dapat merugikan Presiden Joko Widido, Fraksi Partai Golkar tentu mengharapkan kebijakan itu dengan jargon Golkar yakni bersih dari tindakan yang merugikan rakyat dan benar-benar bersih dari KKN,” lanjut anggota dewan yang kembali maju dalam Pileg 2019 inj.

Ridwan juga menjelaskan jika untuk membangun bangsa memang memerlukan tekad yang kuat.

“Dan inilah yang memang menjadi tekad kuat Partai Golkar ke depannya bahwa berjuang demi bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Baca juga :   Harga Kebutuhan Pokok Tak Stabil, FS Minta DPR-Pemerintah Buat UU Komoditas Sembako

Untuk diketahui, debat kusir yang terjadi hampir selama enam jam sebelum membuat Komisi VII dan Kementerian ESDM untui melanjutkan pembahasan asumsi makro sektor energi sebumnya. Dan, disepakati ditunda kembali hingga Kamis (13/9/2018) mendatang. (Suryadi)

Facebook Comments